GOSIPGARUT.ID — Bencana tanah longsor menutup akses utama Jalan Raya Provinsi Bungbulang–Caringin di Desa Wangunjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Akibatnya, jalur penghubung vital menuju Kecamatan Caringin dan Cisewu terputus total.
Peristiwa longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (21/4/2026) pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Material longsoran berupa tanah menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 5 meter dengan ketinggian mencapai 1 hingga 2 meter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah, baik roda dua maupun roda empat.
Kapolsek Bungbulang AKP Priyo Sumbodo mengatakan, pihaknya bersama unsur Forkopimcam, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, perangkat desa, serta warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Upaya pembersihan material longsor dilakukan secara manual melalui gotong royong. Saat ini kami masih menunggu bantuan alat berat untuk evakuasi, sehingga jalan belum dapat difungsikan secara normal,” ujar Priyo saat dikonfirmasi, Rabu (23/4/2026).
Selain pembersihan material, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses penanganan. Rencananya, pembersihan lanjutan akan dilakukan menggunakan alat berat dari Dinas PUPR pada hari berikutnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, longsor berdampak signifikan terhadap mobilitas warga serta distribusi logistik di wilayah selatan Garut.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Petugas masih bersiaga untuk memastikan proses penanganan berjalan lancar. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi. ***



.png)











