GOSIPGARUT.ID — Bencana pergeseran tanah terjadi di Kampung Cibaros, Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Sabtu (23/04/2022). Akibat bencana itu, satu rumah milik warga roboh dan mengancam tiga rumah lainnya.
Pemerintahan desa setempat memberi perhatian serius terhadap bencana tersebut. Kepala Desa Girimukti, Nuriman Asmara, langsung turun ke lokasi kejadian begitu menerima laporan telah terjadi bencana. Ia pun segera melakukan pertolongan.
“Betul, hari ini terjadi pergeseran tanah yang mengakibatkan robohnya satu rumah warga dan tiga rumah yang di sebelahnya juga terancam,” kata dia, Sabtu (23/04/2022).
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp70 juta.
Nuriman mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Singajaya. Ia berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut bisa survei lokasi guna mendapatkan informasi geologi di lokasi bencana.
“Kami telah berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam dan berharap kepada BPBD survei langsung terkait kondisi geoligi di Kampung Baros dan memberikan bantuan relokasi untuk warga yang terancam pergeseran tanah ini,” ujarnya.
Sementara itu Iko (42) warga Kampung Baros yang rumahnya roboh akibat pergeseran tanah tersebut mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemerintahan Desa Girimukti yang telah meninjau langsung kondisi rumahnya dan berharap kepada pemerintah agar memberikan bantuan dan relokasi.
“Berharap ada bantuan untuk relokasi. Saat ini saya bersama keluarga tinggal mengungsi di kerabat terdekat,” terangnya. (R Agus Sopian)



.png)











