Berita

Sudah 80 Persen Pusat Perbelanjaan di Garut Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter

×

Sudah 80 Persen Pusat Perbelanjaan di Garut Jual Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter

Sebarkan artikel ini
Munyak goreng di pusat perbelanjaan. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan telah melakukan pemantauan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng di beberapa pusat perbelanjaan dan swalayan yang ada di Kabupaten Garut, sesuai apa yang diperintahkan Presiden Joko Widodo.

Pusat perdagangan dan swalayan yang dipantau antara lain Toserba Ramayana, Asia, Yomart, Yogya, dan beberapa sample pusat perbelanjaan lainnya. Dari hasil pemantauan itu, sudah sebanyak 80 persen supermarket dan minimarket di Kabupaten Garut, yang melakukan penjualan minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter.

“Namun ada beberapa yang memang belum melakukan sesuai dengan ketentuan Pemerintah Republik Indonesia yang mengharuskan menjual minyak goreng di harga Rp14 ribu. Nah hari ini juga kami sudah melakukan teguran lisan,” ujar Nia, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga:   Petugas di Garut Angkut Paksa Kendaraan yang Sembarangan Parkir

Ia menambahkan, untuk pasar rakyat akan dilakukan penyesuaian harga selama 6 hari guna menghindari kerugian bagi pedagang di pasar rakyat.

Menurut Nia, pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah melakukan upaya secara terus menerus, salah satunya dengan menyiapkan dana sebesar Rp7,6 triliun yang digunakan untuk membiayai penyediaan minyak goreng bagi masyarakat, yaitu sekitar 250 juta liter/bulan atau 1,5 miliar liter/bulan selama 6 bulan.

Baca Juga:   1.509 Mahasiswa Baru Universitas Garut Ikuti PKKMB 2023 Selama Tiga Hari

“Jadi dalam 6 bulan ini pemerintah pusat akan melakukan terus menerus agar minyak goreng pada posisi stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, dikarenakan adanya lonjakan pembelian di supermarket dan minimarket, Nia menyebut pihaknya telah menginstruksikan kepada para pengelola supermarket atau minimarket untuk menambah stok minyak goreng agar masyarakat bisa mendapatkan produk tersebut dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga:   Kemenag Garut Buka Layanan Pengembalian Dana Ibadah Haji

“Hal ini di lakukan agar pelaku-pelaku usaha dan rumah tangga dapat melakukan aktivitas ekonomi dan rumah tangga dapat memberikan kehidupan kepada keluarganya dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *