Berita

Program Wirausahawan Sanitasi, Jurus Camat Pasirwangi Atasi ODF

×

Program Wirausahawan Sanitasi, Jurus Camat Pasirwangi Atasi ODF

Sebarkan artikel ini
Camat Pasirwangi, Saepul Hidayat. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Dalam rangka mengatasi permasalahan open defecation free (ODF) atau buang air besar sembarangan di wilayahnya, Camat Pasirwangi — Saepul Hidayat, memiliki inovasi menarik melalui program wirausahawan sanitasi.

Saepul menerangkan, wirausaha sanitasi merupakan sebuah program kerjasama secara pentahelix antara pemerintah setempat bersama perusahaan Star Energy, perguruan tinggi yaitu Insitut Teknologi Garut, juga media massa, dan kelompok masyarakat.

Bentuk dari kegiatan program wirausaha sanitasi sendiri, tambah dia, nantinya masyarakat diberikan pelatihan oleh Insitut Teknologi Garut terkait bagaimana cara membuat septic tank sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca Juga:   Bupati Rudy Gunawan: Hanya Delapan Ribu Lulusan SLTA di Garut Melanjutkan ke PT

Kemudian, masyarakat akan dibina berwirausaha dengan dana anggaran yang bersumber dari CSR (corporate social responsibility) perusahaan Star Energy.

“Jadi mereka akan berusaha untuk menjadi wirausahawan sanitasi yang nanti produk-produknya yaitu septic tank dan kloset untuk produk hasil akhirnya. Nah itu akan dijual kepada masyarakat yang harganya relatif murah, tapi sesuai dengan standar Kemenkes,” kata Saepul, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga:   1000 Lebih Pasutri di Garut Belum Miliki Akta Nikah, Pemkab Sudah Fasilitasi 513 Lewat Isbat

Ia menuturkan, saat ini program wirausahawan sanitasi sudah berjalan selama dua bulan di Desa Sarimukti. Untuk desa lainnya, yang berada di Kecamatan Pasirwangi, Saepul mengatakan bahwa pihaknya telah memesan barang yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Jadi di Pasirwangi itu ada 12 desa, untuk 11 desa yang lain sudah pesan barangnya tetapi barangnya belum ada. Pelatihannya sudah dilaksanakan untuk 12 desa, tetapi untuk pelaksanaan pembangunannya baru bisa dilaksanakan di Desa Sarimukti saja,” lanjutnya.

Baca Juga:   Santri Pasundan Tetapkan Pengurus Pusat Baru 2026, Kantor Pusat Pindah ke Bandung

Saepul berharap, melalui program tersebut permasalahan ODF yang ada di Kecamatan Pasirwangi bisa teratasi. Selain itu nilai pemberdayaan ekonomi di masyarakat bisa bergulir.

“Karena memang ini jadi ada dua tujuan. Pertama ODF-nya selesai, ini yang keduanya adalah ada nilai ekonomis yang bisa didapatkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *