GOSIPGARUT.ID — Dalam rangka mengatasi permasalahan open defecation free (ODF) atau buang air besar sembarangan di wilayahnya, Camat Pasirwangi — Saepul Hidayat, memiliki inovasi menarik melalui program wirausahawan sanitasi.
Saepul menerangkan, wirausaha sanitasi merupakan sebuah program kerjasama secara pentahelix antara pemerintah setempat bersama perusahaan Star Energy, perguruan tinggi yaitu Insitut Teknologi Garut, juga media massa, dan kelompok masyarakat.
Bentuk dari kegiatan program wirausaha sanitasi sendiri, tambah dia, nantinya masyarakat diberikan pelatihan oleh Insitut Teknologi Garut terkait bagaimana cara membuat septic tank sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kemudian, masyarakat akan dibina berwirausaha dengan dana anggaran yang bersumber dari CSR (corporate social responsibility) perusahaan Star Energy.
“Jadi mereka akan berusaha untuk menjadi wirausahawan sanitasi yang nanti produk-produknya yaitu septic tank dan kloset untuk produk hasil akhirnya. Nah itu akan dijual kepada masyarakat yang harganya relatif murah, tapi sesuai dengan standar Kemenkes,” kata Saepul, Jumat (24/12/2021).
Ia menuturkan, saat ini program wirausahawan sanitasi sudah berjalan selama dua bulan di Desa Sarimukti. Untuk desa lainnya, yang berada di Kecamatan Pasirwangi, Saepul mengatakan bahwa pihaknya telah memesan barang yang dibutuhkan dalam pelaksanaan program tersebut.
“Jadi di Pasirwangi itu ada 12 desa, untuk 11 desa yang lain sudah pesan barangnya tetapi barangnya belum ada. Pelatihannya sudah dilaksanakan untuk 12 desa, tetapi untuk pelaksanaan pembangunannya baru bisa dilaksanakan di Desa Sarimukti saja,” lanjutnya.
Saepul berharap, melalui program tersebut permasalahan ODF yang ada di Kecamatan Pasirwangi bisa teratasi. Selain itu nilai pemberdayaan ekonomi di masyarakat bisa bergulir.
“Karena memang ini jadi ada dua tujuan. Pertama ODF-nya selesai, ini yang keduanya adalah ada nilai ekonomis yang bisa didapatkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Yan AS)



.png)










