GOSIPGARUT.ID — Nabila (15 tahun), hanya bisa terbaring di atas kasur. Badannya tampak kurus dan ringkih. Sesekali terdengar suara batuk keluar dari mulutnya. Bagian mata Nabila terlihat bengkak dan memerah. Bahkan bola mata sebelah nya nyaris keluar.
Saat dijenguk di rumahnya, RT 01/RW 05 Kampung/Desa Salamnunggal, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Selasa (29/1/2019), Nabila tengah tertidur dalam posisi badan menelungkup. Saat itu ia mengenakan baju tidur stelan warna putih.

Sang ibunda, Rohayati menemani Nabila tidur. Menurut dia, anak semata wayangnya itu didiagnosa dokter menderita kanker atau tumor mata. Penyakit tersebut sudah diderita Nabila sekitar enam sebulan terakhir.
“Awalnya bengkak dulu di sekitar mata, lama-lama baru matanya yang bengkak. Yang parahnya sampai saat ini, sampai merah dan bola mata sebelah nya seperti mau keluar,” kata Rohayati, membuka pembicaraan.
Menurut hasil pemeriksaan dokter, tambah dia, anak perempuan kesayangannya itu menderita kanker atau tumor mata. Dokter menyarankan Nabila harus dikemo. Namun disebutkan Rohayati, ia dan suaminya, Wahyudin, tidak bersedia.
Alasannya, ditegaskan Rohayati, kekurangan dana untuk berobat. “BPJS ada cuma obat-obatnya enggak semua dicover BPJS. Uang operasional juga kekurangan,” ujarnya.
Dikatakan Rohayati, saat ini pihaknya sangat membutuhkan uluran tangan dermawan untuk membantu dana pembelian obat yang memang cukup mahal tersebut. (MD Sumarna)



.png)











