Wisata

Sandang Nama Legendaris, Desa Wisata Cangkuang Dinilai Ekslusif

×

Sandang Nama Legendaris, Desa Wisata Cangkuang Dinilai Ekslusif

Sebarkan artikel ini
Bupati Rudy Gunawan bersama istrinya Diah Kurniasari, melakukan swafoto di salah satu spot foto yang ada di Desa Wisata Cangkuang, yang berlokasi di Kampung Lolohan, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Minggu (9/5/2021). (Foto: Deni Septyan)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan mengatakan, Desa Cangkuang di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, dinilai sebagai desa wisata ekslusif karena daerah ini menyandang nama legendaris, yakni Cangkuang.

“Tempat wisata ini ekslusif dan bagus, karena menyandang satu nama yang legendaris yaitu Cangkuang. Jadi sangat luar biasa Pak Kepala Desa, membuat Desa Wisata Cangkuang, orang pasti akan ke sini karena Cangkuang sudah terkenal,” ujar dia, seusai meresmikan Desa Wisata Cangkuang, bertempat di Kampung Lolohan, Desa Cangkuang, Minggu (9/5/2021).

Rudy menuturkan bahwa kondisi di Desa Cangkuang cukup bagus. Pihaknya akan memberikan dorongan, melalui anggaran dinas dan anggaran yang akan diberikan langsung ke desa.

“Saya berpesan kepada Kepala Desa Cangkuang, Pak Asep Nandang, untuk terus melakukan inovasi. Saya akan mendukung penuh pengembangan Desa Wisata Cangkuang,” katanya.

Baca Juga:   Untuk Menambah Daya Tarik, Akan Dibangun Menara Pandang di Situ Cangkuang

Rudy menyampaikan, sebagai bentuk dukungan, pihaknya akan mengembangan Situ Cangkuang dengan beberapa fasilitas — termasuk fasilitas olahraga.

“Tapi tolong dilakukan suatu perlindungan terhadap sawah-sawahnya itu, nanti akan jadi luar biasa. Ini akan jadi bagian dari daya tarik orang datang ke Garut. Jadi ini adalah kelas dunia,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pembersayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Garut, Aji Sukarmaji, bahwa desa itu harus bisa melakukan terobosan dan inovasi khususnya yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Tanggapan dari DPMPD ini merupakan suatu inovasi yang dilakukan oleh kepala desa, bagaimana bisa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Karena dalam pandemi Covid-19 ini, sesuai dengan arahan Kemendes dan Kemendagri bahwa desa itu harus bisa melakukan terobosan inovasi kaitan untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” papar dia.

Baca Juga:   Muncul Desa Wisata Sindangkasih di Garut, Disparbud Tarik Wisatawan Lewat Promosi Digital

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut, Budi Gan Gan Gumilar, berharap dengan adanya Desa Wisata Cangkuang bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Garut.

“Harapan ke depan adalah keberadaan Desa Wisata Situ Cangkuang ini menjadi salah satu pilihan kepada wisatawan yang datang ke Kabupaten Garut. Kedua, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Ketiga, meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Garut,” harapnya.

Kepala Desa Cangkuang, Asep Nandang, menjelaskan dari total luas Situ Cangkuang yang berkisar 31 hektar, pihaknya akan menggunakan lahan seluas 5 hektare untuk Desa Wisata Cangkuang.

“Untuk luas wilayah destinasi Situ Cangkuang kurang lebih 31 hektare, dan yang akan kami pergunakan untuk lahan desa wisata kurang lebih 5 hektare,” jelasnya.

Asep menuturkan, karena ketakjubannya terhadap Desa Wisata Cangkuang, Bupati Garut akan memberikan dana untuk desa wisata ini. Menurut dia, dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan infastruktur di Desa Wisata Cangkuang.

Baca Juga:   Pj Gubernur Jabar Imbau Warga yang Hendak Berwisata Agar Siapkan Kondisi Fisik dan Kendaraan Sebelum Berangkat

“Kami akan lebih (menerapkan) ke infrastruktur, karena di sini ifrastruktur masih banyak yang perlu diperbaiki, dari penerangan, dari infrastruktur jalan, dan masih banyak spot-spot foto atau wahana yang akan kami bangun,” paparnya.

Asep berharap baik dari Pemkab Garut, Pemprov Jabar, dan Pemerintah Pusat mendukung program Desa Wisata Cangkuang.

“Harapan kami, dari Pemkab, provinsi, atau pusat, mendukung program kami untuk membangun desa wisata, karena kami lebih mengutamakan pemberdayaan masyarakat, karena Desa Cangkuang terkenal dengan gotong-royong,” pungkasnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *