oleh

Desa Sukaluyu Luncurkan Produk Sauna Aromaterapi Bunga Mawar

GOSIPGARUT.ID — Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut meluncurkan produk inovasi Sauna Aromaterapi Mawar Garutan. Produk ini diyakini akan menjadi salah satu unggulan Sukaluyu, seiring dengan semakin gencarnya desa berlomba dalam inovasi.

Pjs. Kepala Desa Sukaluyu, Yuddy Kuswanadipura, mengatakan, produk sauna terapi ini merupakan program besar yang menjadi bagian dari pembangunan kawasan wisata religi dan pertanian hortikultura.

“Sauna aromaterapi ini merupakan pengembangan dari pertanian hortikultura jenis Mawar Garutan yang nantinya ditumbuhkembangkan di atas lahan tanah carik des seluas 400 tumbak,” ujarnya, saat meluncurkan Saunaterapi Mawar Garutan, Sabtu (30/11/2019).

Ruangan Sauna Aromaterapi Mawar Garutan sendiri berukuran 150 cm x 100 cm dibuat dengan bahan-bahan yang sangat sederhana tanpa mengurangi kualitas. “Tiga unit ruangan sauna ini dialirkan melalui slang tembag sepanjang tiga meter, dengan menggunakan kompor kecil dan panci pemanas air,” jelas Yuddy.

Baca Juga:   Wisatawan yang Berkunjung ke Pantai Selatan Garut Diimbau Agar Waspada

Panci ukuran sedang ini diisi air, dan dipanaskan hingga mendidih. Uap panas itu kemudian dialirkan melalui slang ke ruang sauna. “Dibutuhkan waktu sepuluh menit untuk berdiam diri dalam sauna itu. Hasilnya, badan terasa ringan dengan keringat mengucur,” tambah dia.

Yuddy mengatakan, sauna ini manfaatnya untuk relaksasi dan pemulihan kesehatan, antara lain menurunkan gangguan depresi, menumbuhkan ketenangan jiwa, serta meningkatkan kualitas tidur.

Baca Juga:   Jadi Tuan Rumah HAI, Hotel di Garut Dipenuhi Peserta dari Sejumlah Daerah

Manfaat lain, tambah dia, dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan melancarkan sirkulasi darah, termasuk mengencangkan kulit dan menjaga penuaan dini. “Terapi ini setidaknya dapat mengeluarkan detox serta membersihkan paru-paru,” kata Yuddy.

Rencananya, ruangan sauna dibuat untuk 3 orang (1 untuk perempuan. dan 2 untuk laki-laki) dengan tarif untuk satu ruangan hanya Rp25 ribu. Prototipe ini sudah ditampilkan pada acara Garut Expo di Pendopo Garut pada tanggal 25-26 November 2019.

Selain produk inovasi desa, Sauna Aromaterapi Mawar Garutan, juga ada program lainnya, yaitu Desa Sukaluyu Caang Baranang (listrik) dan desa digital yang akan mulai diterapkan 2020.

Baca Juga:   Pengusaha Dukung Pembangunan Infrastruktur Menuju Objek Wisata Garut

Ketua BPD, Hayun Saprudin mengapresiasi inovasi yang dikembangkan pejabat sementara. Kepala Desa Sukaluyu, di mana inovasi tersebut dinilai sangat kreatif dan bisa mendongkrak perekonomian warga. ”Kami yakin, Sukaluyu tahun 2020 akan menjadi produsen mawar di Sukawening khususnya dan umumnya di Kabupaten Garut,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Kemitraan Komunikasi Publik pada Diskominfo Garut, Yanyan Agus Supianto, menyarankan, agar dalam setiap pengembangan program terlebih dahulu harus disiapkan SDM dan SDA.

”Jangan sampai program ini sudah booming dipublikasikan, banyak permintaan namun stok yang ada tidak mencukupi. Itu harus dipersiapkan sedini mungkin,” kata dia. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait