GOSIPGARUT.ID — Puskesmas Cisewu, Kabupaten Garut, sempat dibobol maling. Dari kejadian pada Minggu (28/6/2020) subuh itu, sejumlah barang dan kartu identitas milik karyawan raib digondol maling. Lalu muncul kritikan bahwa mudahnya pencuri memasuki area Puskesmas diakibatkan oleh lemahnya sistem kerja satuan pengamanan (Satpam).
Selama ini, sistem kerja Satpam di Puskesmas Cisewu tidak didukung oleh fasilitas dan sarana yang memadai. Salah satunya belum adanya Pos Satpam sebagai pusat kegiatan dan aktifitas satuan pengamanan. Dengan keterbatasan sarana pendukung itu, wajar kalau kemudian kerja Sarpam jadi kurang efektif.
“Kami menyadari betul dengan kurangnya sarana pendukung untuk kerja Satpam ini. Kejadian kemalingan lalu memang tidak sepenuhnya disebabkan karena kelemahan kerja Satpam, melainkan juga karena kondisi Puskesmas sendiri yang tidak representatif. Akhirnya, kami pun sepakat untuk membenahi kekurangan yang ada,” ujar Kepala Puskesmas Cisewu, Atep Cahya, Selasa (14/7/2020).
Ia menjelaskan, sebagai pembenahan lingkungan Puskesmas Cisewu agar lebih terjamin dari aspek keamanannya, kini sedang dibangun Pos Satpam yang dananya bersumber dari swadaya (sumbangan) seluruh karyawan pusat kesehatan masyarakat itu.
“Dana yang terkumpul dari sumbangan karyawan itu mencapai Rp10 juta lebih. Menurut kami, dana sebesar ini sangat cukup untuk membiayai pembangunan Pos Satpam ukuran panjang 2 meter dan lebar 2 meter,” jelas Atep.
Dari pantauan di lapangan, Selasa (14/7/2020) pagi, pembangunan Pos Satpam dari rangka baja ringan itu sedang dalam tahap pemasangan rangka bangunan. Belum ada atap apalagi lantai. Sementara bahan materialnya, mulai dari rangka baja, asbes, GRC, sampai keramik lantai, bertumpuk tidak jauh dari tempat yang akan dibangun Pos Satpam.
Pos Satpam tersebut dibangun disamping bangunan utama Puskesmas Cisewu, tepatnya di pintu masuk ke kawasan itu.
Saat GOSIPGARUT.ID mendekati lokasi, di sana terdapat dua orang pekerja yang sedang membangun Pos Satpam. Ditemani salah seorang Satpam yang kegiliran bertugas hari itu, bernama Gelar.
Menurut Gelar, dirinya sangat gembira dengan pembangunan Pos Satpam itu, karena nanti ia dan kedua temannya bakal memiliki tempat bekerja. “Nanti kami tidak akan lagi bekerja di mana saja atau di sembarang tempat, tetapi akan lebih tertib dengan menempati pos khusus bagi Satpam,” katanya. ***



.png)

























