oleh

Suara Genset Puskesmas Cisewu Bising, Warga Sekitar Merasa Terganggu

GOSIPGARUT.ID — Listrik di wilayah Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, acap kali padam. Maka, ketika aliran listrik terputus, banyak pihak yang menggunakan tenaga genset (generator listrik) untuk keberlangsungan aktivitasnya. Termasuk Puskesmas Cisewu yang harus melayani pasien selama 24 jam.

Sayangnya, genset yang dimiliki Badan Layanan Usaha Milik Daerah (BLUD) ini bersuara bising yang cukup memekakan telinga ketika sedang dioperasikan. Dengan kebisingannya itu, tidak mengherankan jika membuat warga sekitar merasa terganggu.

Seperti diutarakan oleh Ny. Reni (48), yang rumahnya sangat berdekatan dengan Puskesmas Cisewu. Menurut dia, jika sedang mati lampu adalah merupakan “siksaan” baginya. Sebab, selain suasana gelap, juga telinga dibuat pekak oleh kebisingan yang dikeluarkan genset Puskesmas.

“Jika sedang mati lampu, suara bising seolah memenuhi seisi rumah. Entah kenapa suara genset itu terasa keras sekali. Masa ya sampai tidak memakai peredam suara. Ini kan Puskesmas yang di dalamnya juga terdapat pasien yang membutuhkan kenyamanan,” kata dia, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga:   Termasuk Garut, 700 Ribu PBI BPJS Kesehatan di Jabar Dinonaktifkan

Reni menjelaskan, selain merasa terganggu oleh bisingnya suara generator, ia dan warga lainnya juga merasa terganggu oleh bau busuk sampah dari Puskesmas Cisewu. Warga tidak habis mengerti, mengapa pihak Puskesmas sampai tidak membuang sampah di tempat yang layak.

Kantor Puskesmas Cisewu. (Foto: Istimewa)

“Saya tidak mengerti, kenapa pihak Puskesmas tidak membuang sampah ke tempat layak, yaitu tempat yang jauh dari pemukiman penduduk. Tetapi ini malah membuangnya di tempat pembuangan sampah yang dibangun di bagian belakang Puskesmas,” terangnya.

Baca Juga:   Satu Ambulans Puskesmas Cisewu Mogok, Pengantaran Pasien Nyaris Terganggu

Warga lainnya, Yudi Yana, membenarkan penjelasan Ny. Reni soal keluhan warga yang merasa terganggu dengan suara bising generator dan bau sampah yang disebarkan dari Puskesmas Cisewu. Menurutnya, dengan kondisi itu lebih kasihan lagi bagi anak-anak. Sebab di dekat Puskesmas terdapat tempat belajar anak-anak.

“Dekat Puskesmas ini ada PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Kalau genset sedang dioperasikan jelas merasa terganggu dengan suara bisingnya. Belum lagi bau sampah, itu juga membuat anak-anak tidak nyaman,” katanya.

Baca Juga:   BPJS Nunggak ke RSUD Dokter Slamet Mencapai Rp 40 Miliar

Ketua RW 01 Cisewu, Ahmad Darojah, mengaku sudah sering menyampaikan keluhan warga tersebut kepada pihak desa dan Puskesmas Cisewu. Namun, jelasnya, entah kenapa penyampaian keluhan itu tidak ditanggapi. Begitupun saat dikonfirmasi GOSIPGARUT.ID, kedua lembaga tadi juga belum memberikan jawaban. ***

Komentar

Berita Terkait