Kesehatan

Garut Punya Alat Swab Test, Tapi Sampel Dikirim ke Labkes Bandung

×

Garut Punya Alat Swab Test, Tapi Sampel Dikirim ke Labkes Bandung

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Rudy Gunawan saat melakukan swab test di laboratorium RSUD dr Slamet Garut, Senin (15/6/2020). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kendati sudah memiliki alat tes swab virus corona metode Polymerase Chain Reaction Diagnostic Kit (PCR) di RSU dr Slamet Garut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mengirimkan sebanyak 30 sampel swab kasus ODP dan PDP ke Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Bandung.

Pengiriman sebanyak 30 sampel swab hasil pemeriksaan terhadap kasus ODP dan PDP tersebut dikirimkan ke Bandung pada Jum’at (11/7/2020).

Menurut Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita, sebanyak 30 sampel swab tersebut dikirimkan ke labkes di Bandung karena kemampuan RSU dr Slamet Garut saat ini hanya mampu memeriksa sekitar 15 sampel swab.

Baca Juga:   Dari Selaawi Hingga Cilawu, Sebaran Virus Corona di Garut Meluas ke 14 Kecamatan

“Dan itu sudah terpenuhi untuk pasien-pasien di RSU Garut yang dicurigai ke arah Covid-19, baik ODP atau PDP, dan untuk yang kontrol PCR positif. Jadi, kalau untuk pemeriksaan OTG di lapangan, apalagi kalau lebih dari 30 maka harus dibawa ke Bandung,” kata Yeni, Sabtu (11/7/2020).

Keterangan Yeni mengenai kemampuan alat PCR di RSU dr Slamet Garut hanya menampung sebanyak 15 sampel swab per hari, berbeda dengan pernyataan Bupati Garut Rudy Gunawan saat peresmian pengoperasian alat PCR di RSU dr Slamet Garut pada 15 Juni 2020.

Baca Juga:   Jelang Digelarnya KBM Tatap Muka, Kasus Positif Covid-19 di Garut Terus Melonjak

Ketika itu, Rudy mengklaim alat PCR tersebut dapat menampung sebanyak 30 sampel swab kurang sehari, tepatnya per 20 jam. Sehingga untuk memastikan terjangkit atau tidaknya seseorang dengan Covid-19 di Kabupaten Garut, tak perlu lagi mengirimkan sampel swab ke Labkes di Bandung atau Jakarta.

Senada dikuatkan Direktur RSU dr Slamet Garut Husodo Dewo Adi yang menyebutkan, sesuai tenaga medis dan alat tersedia maka pihaknya melayani sebanyak 30 sampel PCR setiap harinya. Pelayanan alat PCR di RSU dr Slamet Garut diutamakan kasus ODP dan PDP di Garut. Sedangkan untuk pelayanan umum masih dalam tahap evaluasi.

Baca Juga:   Garut Tambah Fasilitas Penanganan Covid-19 di RSUD dr. Slamet Senilai Rp6 Miliar

Hingga 10 Juli 2020, total kasus Covid-19 di Kabupaten Garut sendiri mencapai sebanyak 4.878 kasus, terdiri 2.023 kasus OTG, 2.746 kasus ODP, 83 kasus PDP, dan 26 kasus positif Covid-19. (IK/Zainulmukhtar)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *