Peristiwa

Bocah 9 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Cikandang Garut, Tim Gabungan Sisir Aliran hingga 3 Kilometer

×

Bocah 9 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Cikandang Garut, Tim Gabungan Sisir Aliran hingga 3 Kilometer

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan masih melakukan pencarian bocah yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Cikandang dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih tiga kilometer dari titik awal korban diduga terseret arus.

GOSIPGARUT.ID — Seorang anak berusia 9 tahun dilaporkan diduga hanyut terbawa arus Sungai Cikandang di Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (1/3/2026). Hingga Minggu sore, tim gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih tiga kilometer dari titik awal korban diduga terseret arus.

Korban diketahui bernama Bagja bin Robi (9), pelajar asal Kampung Bolang RT 01 RW 09, Desa Tanjungjaya. Peristiwa tersebut terjadi saat korban diduga menyeberangi Sungai Cikandang bersama teman sebayanya.

Kapolsek Pakenjeng Iptu H. Muslih Hidayat mengatakan, pencarian dimulai sekitar pukul 10.00 WIB oleh jajaran Polsek Pakenjeng bersama unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Baca Juga:   Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, 22 Rumah di Karangpawitan Garut Rusak

“Pencarian dilakukan secara manual dengan menyisir pinggiran Sungai Cikandang dari titik awal korban diduga hanyut hingga radius kurang lebih tiga kilometer,” ujar Muslih.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan teman korban, Bagja diduga terseret arus saat mencoba menyeberangi sungai. Debit air sungai saat ini dilaporkan cukup deras, sehingga menyulitkan proses pencarian.

Baca Juga:   Kebakaran di Barusuda Cigedug, Hanguskan Rumah Panggung dan Madrasah

Untuk mendukung upaya evakuasi, kepolisian juga berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut untuk bantuan perahu karet, serta petugas pemadam kebakaran (Damkar) wilayah Bungbulang.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan unsur terkait sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga:   Petugas Gabungan Juga FPI Gagalkan Peredaran Miras di Garut

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai, terlebih pada musim hujan dengan potensi peningkatan debit air. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *