GOSIPGARUT.ID — Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan Bagja bin Robi (9), bocah yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Cikandang di wilayah Kampung Bolang, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Senin (2/3/2026). Hingga kini, korban belum ditemukan.
Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Cikandang dari titik awal korban diduga terseret arus hingga memperluas radius mengikuti arah aliran sungai. Penyisiran dilakukan secara manual di bantaran sungai serta pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban.
Kapolsek Pakenjeng Iptu H. Muslih Hidayat mengatakan, personel kepolisian bersama tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas.
“Personel Polsek bersama tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dari titik awal korban diduga hanyut hingga memperluas radius pencarian mengikuti aliran sungai,” ujar Muslih.
Korban merupakan pelajar asal Kampung Bolang RT 01 RW 09, Desa Tanjungjaya. Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan teman sebaya korban, peristiwa terjadi saat korban diduga hendak menyeberangi sungai. Saat itu, arus sungai dilaporkan cukup deras sehingga korban terseret.
Pencarian melibatkan unsur Polsek Pakenjeng, TNI, pemerintah desa, serta warga setempat. Aparat juga berkoordinasi dengan Forkopimcam, BPBD Kabupaten Garut, dan Damkar Bungbulang guna mendukung proses pencarian, termasuk kesiapan perahu karet dan peralatan evakuasi.
Kondisi arus yang deras serta kontur sungai berbatu menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Petugas harus bergerak secara bertahap dan berhati-hati untuk menghindari risiko kecelakaan di lapangan.
Hingga Senin sore, upaya pencarian masih terus dilakukan. Kepolisian memastikan seluruh unsur akan tetap siaga dan melanjutkan proses pencarian hingga korban ditemukan. ***



.png)















