Berita

Jembatan Cibera yang Sempat Viral Mulai Dibangun, Bupati Garut Turun Langsung Tinjau Progres

×

Jembatan Cibera yang Sempat Viral Mulai Dibangun, Bupati Garut Turun Langsung Tinjau Progres

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Cibera yang berlokasi di Desa Cigaronggong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, pada Minggu (21/12/2025).

GOSIPGARUT.ID — Jembatan Cibera di Desa Cigaronggong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, yang sempat viral di media sosial karena kondisinya memprihatinkan dan krusial bagi mobilitas warga, kini mulai menunjukkan titik terang. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meninjau langsung progres pembangunan jembatan tersebut, Minggu (21/12/2025).

Kunjungan ini menjadi sorotan warga setempat, mengingat Jembatan Cibera sebelumnya ramai diperbincangkan publik sebagai simbol kebutuhan mendesak infrastruktur di wilayah selatan Garut. Jembatan tersebut selama bertahun-tahun menjadi akses vital masyarakat, namun kondisinya dinilai membahayakan dan menghambat aktivitas ekonomi.

Didampingi Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bambang Hafidz, Kapolsek Cibalong, Camat Cibalong, serta Kepala Desa Cigaronggong, Bupati Garut menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan respons nyata pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat yang mengemuka, termasuk melalui media sosial.

Baca Juga:   Garut Resmi Terapkan Tilang Elektronik, Bupati: Bukan Sekadar Kamera, Ini Soal Kesadaran Kolektif

“Alhamdulillah sudah ada progres. Cuma ternyata masalahnya masih ada. Nanti tanah ke arah sana harus diamankan supaya jembatan ini benar-benar bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” ujar Syakur di lokasi.

Menurut Syakur, tantangan utama pembangunan Jembatan Cibera saat ini terletak pada ketersediaan lahan di sekitar jembatan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat turut berpartisipasi melalui skema swadaya agar proses penyelesaian proyek dapat dipercepat.

“Ini mohon bantuannya juga, supaya tanah ke sananya bisa diswadaya bersama masyarakat, tidak menjadi beban pemerintah, sehingga jembatan ini benar-benar segera dibangun dan bisa dimanfaatkan,” katanya.

Jembatan Cibera diproyeksikan menjadi urat nadi penghubung tiga desa strategis, yakni Desa Cihaurkuning di Kecamatan Cisompet, serta Desa Mekarmukti dan Desa Karyamukti di Kecamatan Cibalong. Keberadaannya dinilai sangat menentukan kelancaran distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan warga lintas kecamatan.

Baca Juga:   Tiga Hari Jelang Pencoblosan Warga Belum Dapat Surat Undangan ke TPS

Menutup peninjauannya, Bupati Garut juga berpesan agar masyarakat turut menjaga lingkungan sekitar jembatan. Ia berharap infrastruktur yang dibangun dengan perjuangan panjang ini dapat bertahan lama dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Camat Cibalong Galih Mawariz Suryana mengapresiasi langkah cepat Bupati Garut dalam menindaklanjuti persoalan jembatan yang sempat viral tersebut. Menurutnya, Jembatan Cibera bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jalur ekonomi yang vital bagi masyarakat.

“Ini merupakan jalan penghubung ekonomi masyarakat, baik untuk pertanian maupun pendidikan dan kesehatan. Kami dari Forkopimcam, Pak Kades, dan masyarakat Cigaronggong mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Garut,” ujar Galih.

Baca Juga:   Garut Bakal Kedatangan Banyak Pemudik, Bupati Minta Restoran Miliki Stok Makanan Melimpah

Hal senada disampaikan Kepala Desa Cigaronggong Supardin. Ia menyebut jembatan ini sangat dinantikan, khususnya oleh para petani karet. Desa Cigaronggong dikenal sebagai salah satu sentra penghasil karet di Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan ke depannya cepat dibangun supaya warga kami bisa meningkatkan produksi. Sebagian besar hasil kebun warga lewat jembatan ini, terutama karet yang menjadi komoditas utama desa kami,” tutur Supardin.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Cibera, harapan warga pun kembali tumbuh. Jembatan yang sempat viral karena keterbatasannya kini diharapkan bertransformasi menjadi simbol konektivitas dan kebangkitan ekonomi wilayah selatan Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *