Politik

Rakerda PKS Garut, 8 Program Unggulan dan Serial Buku Kepemimpinan Karya Kader Senior

×

Rakerda PKS Garut, 8 Program Unggulan dan Serial Buku Kepemimpinan Karya Kader Senior

Sebarkan artikel ini
Rakerda PKS Garut, 8 program unggulan dan serial buku kepemimpinan karya kader senior.

GOSIPGARUT.ID — DPD Partai PKS Kabupaten Garut di bawah kepemimpinan Yusuf Musyafa, menyiapkan 8 program unggulan bagi masyarakat Garut yang diklaim akan menjadi kerja nyata para kader PKS di Garut bagi masyarakat Garut.

Delapan program tersebut adalah, Rumah Keluarga Indonesia (RKI), Gerakan Ekonomi Mandiri (Gema), Sekolah Kader Patriot Indonesia (Sakti), Join PKS, Akademi Pemimpin Indonesia (API), Transformasi Digital PKS (Total PKS), Advokasi Kebijakan Untuk Rakyat (AKAR) dan Jaring Wakil Rakyat (Jawara).

“Kader-kader muda Garut, harus ikut jadi bagian dari perubahan dan pembangunan Garut bersama PKS, kita akan focus pada kader, kaderisasi dan pelayanan publik dalam khidmat membangun Garut dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah,” jelas Yusuf saat membuka Rakerda DPD PKS Garut, Minggu (7/12/2025) siang di Hotel Mercure Garut.

Kerja nyata para kader PKS ke depan, juga seolah akan mendapatkan arah baru setelah dalam momen yang sama, salahsatu tokoh politik PKS di Garut yang telah 20 tahun menjadi legislator (anggota legislatif) yaitu Ahab Syihabuddin me-launching serial buku kepemimpinan karyanya yang merupakan refleksi dari 20 tahun lebih perjalanan karier politiknya di PKS.

Baca Juga:   DPC PDI Perjuangan Garut Sosialisasikan PP No. 9 Tahun 2019

Perjalanan panjang menjadi seorang legislator membuka mata Ahab Syihabuddin soal masalah kepemimpinan yang dihadapi bangsa ini. Ahab melihat, ada masalah mendasar dalam kepemimpinan bangsa ini yaitu cita-cita menjadi seorang pemimpin ternyata tidak pernah ditanamkan pada generasi muda sejak kecil.

“Tanya saja anak-anak soal cita-cita, tidak ada yang menyebut ingin menjadi pemimpin, kebanyakan ingin jadi dokter, tentara, polisi, guru, tidak ada yang ingin jadi pemimpin,” katanya saat ditemui di Hotel Mercure Garut, Minggu (7/12/2025) usai menghadiri acara launching buku yang ditulisnya di acara Rapat Kerja Daerah DPD PKS Kabupaten Garut.

Ahab mengaku, buku ini adalah jawaban atas keresahannya pada masalah kepemimpinan di negeri ini dan jadi refleksi perjalanan karier politiknya selama kurang lebih 19 tahun menjadi kader partai politik dan menjadi legislator.

“Lihat saja di media, banyak kepala daerah ketika ditanya soal jabatan yang didapatnya saat ini, tidak ada yang menyebut jabatan ini sudah jadi cita-citanya sejak kecil,” katanya.

Baca Juga:   Raih 210 Ribu Suara, Golkar Optimis Sebagai Peraih Kursi Terbanyak di DPRD Garut

Ahab melihat, banyak hal perlu disiapkan oleh setiap orang untuk menjadi seorang pemimpin, terutama soal mental. Jika seorang anak sejak kecil sudah bercita-cita menjadi seorang pemimpin maka sejak itulah mentalnya dibangun untuk menjadi seorang pemimpin.

Soal-soal teknis kepemimpinan lainnya, bisa didapat dari lembaga pendidikan formal atau organisasi-organisasi non pemerintah seperti Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Massa dan lembaga-lembaga lainnya.

Ahab sendiri memaknai pemimpin adalah sebagai orang yang menjadi penentu kebijakan. Jadi, tidak selamanya menjadi pemimpin harus menjadi kepala daerah atau presiden. Pada profesi-profesi tertentu pun, setiap orang bisa menjadi pemimpin.

“Kalau jadi dokter, harus jadi pemimpinnya dokter, jadi kepala dinasnya misalnya, jadi guru jadi kepala sekolahnya, jadi polisi kepala kepolisiannya misalnya, itu harus sudah tertanam sejak kecil,” katanya.

Ahab mengaku, dua buku yang diluncurkannya ini, khusus bicara soal kepemimpinan bagi anak-anak. Setelah buku ini terbit, dirinya pun akan kembali menerbitkan serial buku kepemimpinan untuk segmen lainnya. “Bertahap, nanti ada lagi buku yang sedang kita siapkan,” tandasnya.

Baca Juga:   Dirumorkan Batal Ikut Kontestasi Pilkada 2024, Istri Bupati Garut: Lihat Saja Februari Nanti

Sebagai tokoh politik di Garut, karier politik Ahab Syihabuddin memang terbilang moncer. Sejak menjadi anggota DPRD Garut, Ahab dikenal sebagai anggota DPRD Garut yang kritis dalam mengawal jalannya roda pemerintahan Kabupaten Garut.

Ahab juga menjadi salahsatu tokoh yang aktif melakukan kaderisasi bagi PKS yang dikenal dengan kader-kadernya yang militan dan memiliki ideology yang kuat hingga nama Ahab begitu identik dengan partai PKS di Garut.

Meski menjadi tokoh politik penting di PKS Garut, Ahab juga mampu memberi ruang bagi kader-kader PKS lainnya untuk tampil dihadapan publik sehingga banyak tokoh politik di Garut muncul dari partai berazaskan Islam tersebut. (Ary)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *