Jawa Barat

Wagub Jabar Apresiasi Konferensi Ketenagakerjaan 2025: “Regulasi Harus Adaptif dan Melindungi Pekerja Rentan”

×

Wagub Jabar Apresiasi Konferensi Ketenagakerjaan 2025: “Regulasi Harus Adaptif dan Melindungi Pekerja Rentan”

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dalam Konferensi Nasional Ketenagakerjaan dan Call for Papers 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Karawang, Senin (17/11/2025).

GOSIPGARUT.ID — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi Perkumpulan Pengajar dan Praktisi Hukum Ketenagakerjaan Indonesia (P3HKI) serta Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang telah menggagas Konferensi Nasional Ketenagakerjaan dan Call for Papers 2025. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Hotel Mercure Karawang, Senin (17/11/2025).

“Atas nama Pemda Provinsi Jabar, saya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Fakultas Hukum Unsika dan P3HKI yang telah menghadirkan forum akademik sekaligus praktis ini,” ujar Erwan dalam sambutannya.

Erwan menuturkan, Karawang sebagai kawasan industri strategis nasional merupakan “ruang nyata” di mana regulasi ketenagakerjaan diuji setiap hari. Mulai dari hubungan industrial, jaminan sosial, peningkatan keterampilan, hingga ekosistem kerja digital—semuanya bergerak cepat seiring perkembangan teknologi.

Baca Juga:   Musda XV KNPI Jabar di Garut, Ridwan Kamil: Niatkan Jabatan sebagai Ibadah

Menurutnya, perubahan dunia kerja kini berlangsung masif: digitalisasi, gig economy, fleksibilitas kerja, hingga meningkatnya pekerja informal. Karena itu, regulasi ketenagakerjaan tak bisa lagi bersifat kaku.

“Regulasi tidak dapat lagi bersifat statis. Harus adaptif, adil, dan mampu melindungi semua pekerja termasuk mereka yang rentan dan yang bekerja di luar sistem formal,” tegas Erwan.

Ia mengingatkan bahwa negara, sesuai amanat konstitusi, bukan hanya pembentuk aturan, tetapi juga penjaga martabat manusia. Konsep kerja layak, kata Erwan, harus dipahami secara utuh—meliputi upah, keselamatan, kompetensi, perlindungan sosial, hingga kepastian hukum.

Erwan juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui perluasan Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas, peningkatan pendidikan vokasi, serta penguatan dialog tripartit antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.

Baca Juga:   Uu Ruzhanul Absen Sebagai Saksi Sidang Korupsi Bansos Tasikmalaya

“Kami percaya, pembangunan ekonomi hanya akan berkelanjutan jika hubungan industrialnya sehat dan berkeadilan,” ujarnya.

Call for Papers Dinilai Jadi Ruang Strategis

Lebih lanjut, Erwan menilai call for papers pada konferensi tersebut menjadi ruang strategis untuk menghasilkan gagasan baru dan analisis empiris yang bermanfaat bagi perbaikan kebijakan.

Pemerintah daerah, kata Erwan, sangat terbuka untuk menerima dan mengadopsi hasil kajian akademik sebagai referensi penyempurnaan regulasi maupun program ketenagakerjaan.

Ia berharap konferensi ini dapat melahirkan gagasan progresif yang relevan dengan dinamika pasar kerja, memperkuat hubungan industrial yang berkeadilan, dan menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah maupun pusat.

Baca Juga:   Kunjungi Rumah Undang, Wagub Jabar: Jangan Rentenir Tapi Gunakan Lembaga Peminjaman Resmi

“Saya berharap konferensi ini dapat melahirkan sejumlah ide atau gagasan,” kata Erwan.

Menutup sambutannya, Erwan menegaskan bahwa hukum harus menjadi pilar pembangunan nasional—bukan sekadar instrumen normatif, tetapi jembatan menuju kesejahteraan dan perlindungan sosial yang berkelanjutan.

“Selamat melaksanakan Konferensi Nasional Ketenagakerjaan dan Call for Papers 2025. Semoga kegiatan ini menjadi ruang yang subur bagi lahirnya ilmu pengetahuan baru, kebijakan publik yang lebih progresif, dan hubungan industrial yang semakin harmonis,” pungkasnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *