GOSIPGARUT.ID — Kontroversi pembelian mobil Mercedes Benz milik almarhum Presiden BJ Habibie menyeret nama Ridwan Kamil. Mantan Gubernur Jawa Barat itu dituding mengubah warna mobil tanpa izin keluarga Habibie, bahkan disebut membeli dengan cara yang tak jelas. Pihak dekat Ridwan Kamil akhirnya buka suara.
Menurut seorang kerabat RK yang enggan disebut namanya, pembelian mobil tersebut terjadi jauh sebelum kasus hukum yang menjerat Bank BJB mencuat. Ia menyebut, mobil itu dibeli Ridwan Kamil pada 2019 sebagai bagian dari rencana pembangunan museum otomotif di Jawa Barat.
“Jadi Kang RK mencicil dari dana pribadi, bukan korupsi,” ujarnya di Bandung, Sabtu, 6 September 2025.
Kerabat itu menjelaskan, museum otomotif yang dirancang RK ditujukan untuk menampung puluhan koleksi kendaraan Habibie. Gagasan tersebut bahkan mendapat restu dari keluarga, termasuk Ilham Akbar Habibie. Sebagai bentuk dukungan, RK diberi kesempatan membeli salah satu mobil dengan harga setengah, asal museum benar-benar terealisasi.
“Pembayaran dicicil tiga kali sejak 2020. Sampai saat ini sudah lunas 50 persen atau sekitar Rp 1,3 miliar,” katanya.
Namun pandemi Covid-19 membuat rencana museum kandas. Investor yang semula siap menanam modal menarik diri. Dalam perjanjian, bila museum gagal terbangun, mobil mesti dikembalikan. Proses penarikan itu, menurut sumber tersebut, sebenarnya sudah berjalan, namun terhenti karena mobil lebih dulu disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat berada di bengkel.
“Mobil itu memang sering mogok, jadi sempat disimpan di bengkel,” jelasnya.
Soal perubahan warna mobil dari silver menjadi biru, sumber itu menilai hal tersebut terjadi karena RK menganggap mobil sudah menjadi haknya seiring berjalannya pembangunan museum. “Ternyata gagal, lalu mobil ditarik lagi, padahal proses di bengkel sudah berjalan,” tambahnya.
Sebelumnya, Ilham Habibie seusai diperiksa KPK pada Rabu, 3 September 2025, mengungkapkan Ridwan Kamil memang membeli mobil Mercedes Benz ayahnya, namun pembayaran dilakukan dengan cara dicicil dan belum lunas. Ia juga membenarkan perubahan warna mobil tanpa sepengetahuan keluarga.
“Waktu sudah digunakan sama Pak RK, beliau rupanya mengganti warna. Terus terang tanpa pengetahuan kami,” kata Ilham. ***



.png)















