GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengunjungi kediaman Anita di Kampung Cipaku, Desa Mekarsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Anita yang selama lebih dari satu dekade membangun dan memperbaiki akses jalan desa secara swadaya menggunakan dana pribadi.
Dalam kesempatan itu, Anita menceritakan bahwa sejak 2010 ia mulai melakukan pelebaran jalan dari kawasan Dawuan Sawah menuju Kampung Cipaku. Perbaikan dilakukan karena kondisi jalan saat itu sering terdampak banjir sehingga menghambat aktivitas warga, terutama para petani.
“Dulu di situ sering banjir. Karena itu jembatan dan kolongnya saya perbesar supaya air bisa mengalir dengan baik. Alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir lagi dan petani juga merasa terbantu,” kata Anita.
Menurut Anita, pembangunan tersebut awalnya dilakukan untuk kepentingan akses menuju lahannya. Namun seiring waktu, jalan yang diperbaiki tersebut justru menjadi jalur penting bagi masyarakat sekitar karena menghubungkan dua kampung, yakni Cipaku dan Cisumur.
Putri Karlina menilai kontribusi Anita merupakan contoh nyata kepedulian warga terhadap lingkungan dan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak selalu harus berasal dari pemerintah, melainkan dapat lahir dari inisiatif masyarakat.
“Bentuk kontribusi orang itu berbeda-beda. Ada yang membangun sekolah, ada yang membantu ekonomi tetangga, ada juga yang berkontribusi melalui keilmuan. Bu Anita bersama keluarganya memilih berkontribusi lewat pembangunan jalan yang akhirnya juga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Putri.
Ia mengaku tidak melihat inisiatif tersebut sebagai bentuk ketidakmampuan pemerintah, melainkan sebagai wujud kolaborasi yang positif antara warga dan pemerintah daerah.
“Justru saya senang. Pembangunan daerah memang membutuhkan sinergi dari banyak pihak. Tanpa diminta, tanpa proposal, Bu Anita sudah membantu masyarakat dengan membangun jalan,” katanya.
Pernah Membangun Kembali Rumah Janda yang Mengalami Kebakaran
Selain membangun jalan, Anita juga dikenal aktif membantu warga sekitar. Ia mengaku pernah membangun kembali rumah seorang janda yang hangus terbakar agar dapat kembali memiliki tempat tinggal.
“Waktu itu ada rumah warga yang kebakaran. Ibu itu janda dan tidak punya keluarga. Akhirnya saya bangun rumah sederhana supaya tidak kehujanan dan tidak kepanasan,” ujar Anita.
Dalam kesempatan tersebut, Putri juga mengklarifikasi bahwa pembangunan jalan yang dilakukan Anita telah diketahui dan dikoordinasikan dengan pihak desa. Bahkan pada 2025, pemerintah desa juga turut membangun jalan sepanjang sekitar 300 meter dengan lebar 2,5 meter dan anggaran sekitar Rp 100 juta.
Menurut Putri, klarifikasi tersebut penting agar masyarakat memahami bahwa pembangunan di wilayah tersebut berjalan melalui koordinasi antara warga dan pemerintah desa.
Ia juga menilai kawasan Kampung Cipaku memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan karena dikelilingi perbukitan dan persawahan. Anita sendiri tengah menata kawasan tersebut dan berencana mengembangkan tempat itu menjadi destinasi bernama “Villa Angin Senja”.
“Pemandangannya sangat bagus, terutama saat senja. Anginnya juga sejuk. Ini bisa menjadi potensi wisata baru di Cilawu,” kata Putri.
Ia berharap semangat kepedulian dan gotong royong yang ditunjukkan Anita dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. ***



.png)















