GOSIPGARUT.ID — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Garut bersiap menggelar Musyawarah Daerah sekaligus pelantikan kepengurusan baru pada awal September mendatang. Agenda tersebut menandai babak baru perjalanan partai yang kini tengah menata ulang strategi politiknya di daerah.
Ketua DPD PKS Garut, Yusuf Musaffa, menyebut kepengurusan baru diharapkan bisa melanjutkan capaian yang sudah diraih pada periode sebelumnya. “Alhamdulillah, capaian sebelumnya cukup signifikan. DPRD Garut berhasil meraih tujuh kursi. Itu capaian yang tidak ringan, sehingga ke depan kita tidak boleh turun, bahkan harus naik,” ujar Yusuf saat ditemui di Kantor DPD PKS Garut.
Menurutnya, meski target resmi dari DPW maupun DPP belum diterima, DPD Garut telah melakukan diskusi internal untuk merancang program dan arah kebijakan baru. Evaluasi kepengurusan sebelumnya, kata Yusuf, akan menjadi bahan penting dalam merumuskan strategi mendatang.
Salah satu hal yang digarisbawahi adalah keterlibatan generasi muda dalam tubuh pengurus. “Walaupun wajah-wajah baru tidak banyak, tetapi keterwakilan anak muda di pengurus kali ini lebih besar. Kita sangat memerlukan peran mereka, tentu tetap dengan bimbingan para senior agar perjuangan yang sudah berjalan bisa disambungkan dengan semangat baru,” katanya.
Yusuf mengungkapkan, Surat Keputusan (SK) dari DPP terkait kepengurusan baru telah diterbitkan pada 13 Agustus lalu. Kini, pihaknya tengah menata struktur internal sebelum resmi dilantik.
Proses pemilihan pengurus dilakukan melalui usulan unit pembinaan di tingkat kabupaten yang kemudian diseleksi secara online oleh DPP. Dari 16 nama yang masuk, akhirnya ditetapkan delapan orang pengurus inti. “Jadi satu paket, bukan hanya ketua. Ada ketua, sekretaris, bendahara, bidang kaderisasi, dewan etik daerah (ketua dan sekretaris), serta majelis pertimbangan daerah (ketua dan sekretaris),” jelas Yusuf.
Dengan semangat baru, PKS Garut bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan raihan kursi legislatif pada pemilu mendatang. Tantangan ke depan, kata Yusuf, adalah bagaimana partai mampu menjawab dinamika politik lokal sekaligus membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan anak muda. (Yuyus)



.png)






















