Berita

Wabup Garut Putri Karlina: Anak Muda Tak Harus Punya Ijazah Tinggi, yang Penting Punya Skill

×

Wabup Garut Putri Karlina: Anak Muda Tak Harus Punya Ijazah Tinggi, yang Penting Punya Skill

Sebarkan artikel ini
Wabup Garut Putri Karlina menghadiri penutupan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang barista sekaligus penyerahan bantuan peralatan usaha yang digelar LPK Aura Creative, di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (23/12/2025).

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menegaskan bahwa keterampilan atau skill kini menjadi kunci utama bagi generasi muda untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri penutupan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) bidang barista sekaligus penyerahan bantuan peralatan usaha yang digelar LPK Aura Creative, di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Putri Karlina menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program tersebut, terutama karena menyasar anak-anak muda Garut yang putus sekolah. Menurutnya, PKW menjadi contoh konkret bagaimana pelatihan keterampilan mampu membuka harapan baru bagi generasi muda.

“Sekarang itu yang paling penting bukan lagi soal ijazah, tapi skill. Anak-anak ini dibekali keterampilan yang nyata dan dibutuhkan dunia usaha,” kata Putri Karlina, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga:   Pemkab Garut Mulai Sosialisasikan Pilkades Serentak 2021

Ia menuturkan, meskipun program tersebut didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral dan perhatian Pemerintah Kabupaten Garut terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Modal kegiatan ini memang bukan dari Pemkab Garut, tapi saya ingin melihat langsung prosesnya. Alhamdulillah, hasilnya luar biasa. Anak-anak Garut ini punya potensi besar,” ujarnya.

Selama 250 jam pelatihan, para peserta yang mayoritas merupakan anak muda putus sekolah dibekali kemampuan teknis barista hingga pemahaman dasar kewirausahaan. Putri Karlina berharap, bekal tersebut dapat mendorong peserta untuk membuka usaha secara mandiri dan tidak bergantung pada lapangan kerja formal.

Ia juga membuka peluang agar peserta yang memiliki potensi dan semangat usaha dapat diikutsertakan dalam program lanjutan Pemerintah Kabupaten Garut, seperti Wira Hebat, guna mendapatkan pendampingan usaha dan akses permodalan.

Baca Juga:   Pemkab Garut Buka Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana, Targetkan Lahirkan SDM Unggul dari Desa

“Kalau mereka serius dan mau berkembang, tentu akan kami dorong masuk ke program-program pemerintah yang ada,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua LPK Aura Creative, Vera, mengaku terharu atas kunjungan Wakil Bupati Garut. Ia menyebut, selama lebih dari 15 tahun lembaganya aktif memberikan pelatihan kepada anak putus sekolah dan perempuan termarjinalkan, baru kali ini mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah.

“Ini menjadi motivasi besar bagi kami. Perhatian pemerintah seperti ini sangat berarti untuk terus bergerak dan berbuat bagi Garut,” kata Vera.

Vera menambahkan, program PKW bidang barista diikuti oleh 20 peserta berusia 15 hingga 24 tahun dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut. Seluruh peserta merupakan anak muda yang tidak sedang bersekolah dan menjadi penerima manfaat program pemerintah yang didanai APBN melalui Kemendikbud.

Baca Juga:   Wabup Garut: Ekonomi Kreatif Jadi Jalan Baru Anak Muda Hadapi Sempitnya Lapangan Kerja

Dalam pelatihan, peserta dikenalkan pada dunia perkopian secara komprehensif, mulai dari penggunaan biji kopi lokal Garut hingga kopi dari daerah lain seperti Aceh dan Jawa. Mereka juga diwajibkan mengenal sedikitnya empat jenis kopi—arabika, excelsa, liberika, dan robusta—sebagai bekal profesional untuk terjun ke industri kopi.

“Harapannya, mereka tidak hanya bisa bekerja, tetapi juga menciptakan usaha sendiri dan membuka lapangan kerja baru,” tutup Vera. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *