GOSIPGARUT.ID — Fraksi Gerindra DPRD Garut menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden yang terjadi pada gelaran makan gratis rangkaian kegiatan pernikahan Wakil Bupati Putri Karlina dengan Maulana Akbar putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, pada Jumat (18/7/2025).
“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan yang terbaik bagi semua pihak yang terdampak,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Garut, H. Agus Mohammad Sutarman dalam pernyataan sikapnya menanggapi tragedi yang menewaskan 3 orang dan belasan luka-luka itu.
“Namun demikian, kami juga perlu menegaskan beberapa hal penting agar peristiwa ini tidak disalahpahami dan tidak dijadikan alat politisasi yang tidak sehat,” sambung dia.
Menurut Agus, Fraksi Gerindra DPRD Garut memandang bahwa peristiwa ini adalah musibah yang tidak diinginkan siapa pun. Acara tersebut bertujuan mempererat silaturahmi dengan masyarakat dan tidak memiliki niat mencelakai siapa pun.
“Pihak penyelenggara telah memenuhi prosedur perizinan dan standar keamanan yang berlaku. Jika terdapat kekurangan teknis di lapangan, biarlah itu menjadi bahan evaluasi bersama, tanpa menghakimi secara sepihak,” katanya.
Agus menuturkan bahwa pihaknya mendukung proses investigasi yang adil dan proporsional, serta menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang untuk menelusuri fakta-fakta di balik peristiwa ini tanpa tekanan opini publik yang berlebihan.
“Kami mengajak semua pihak untuk menjaga empati dan ketenangan, serta tidak membangun opini yang hanya memperkeruh suasana, apalagi di tengah duka keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Agus, acara yang bersifat kultural dan sosial seharusnya tidak menjadi ajang saling menyalahkan. Justru ini saatnya untuk menunjukkan solidaritas dan saling menguatkan antarwarga dan antar-pemimpin. ***



.png)












