Berita

Nelayan Temukan Mayat di Pantai Lemahneundeut Garut Selatan, Diduga Korban Kecelakaan Laut

×

Nelayan Temukan Mayat di Pantai Lemahneundeut Garut Selatan, Diduga Korban Kecelakaan Laut

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi mayat yang ditemukan di Pantai Lemahneundeut, Kecamatan Cibalong, Garut Selatan, pada Sabtu pagi (29/3/2025).

GOSIPGARUT.ID — Sejumlah nelayan yang sedang memancing di Pantai Lemahneundeut, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut bagian selatan, menemukan sesosok mayat pria tergeletak di bibir pantai tersebut pada Sabtu pagi (29/3/2025) sekira pukul 09:00 WIB. Mayat itu diduga adalah korban kecelakaan laut.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengatakan penemuan mayat itu bermula dari pemeriksaan yang dilakukan para nelayan terhadap benda mencurigakan yang tergeletak di bibir Pantai Lemahneundeut. Ketika dibuka, benda yang tertutup sampah itu ternyata sesosok mayat yang terseret ke daratan.

“Para nelayan segera melaporkan penemuan itu ke Polsek Cibalong, yang kemudian meneruskan informasi kepada Satpolairud Polres Garut. Sebagai respons cepat, tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah,” ujar Aep.

Baca Juga:   Belum Ditemukan, Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Karangpapak Dilanjutkan Hari Ini

Ia menambahkan, tim SAR yang terlibat dalam kegiatan evakuasi antara lain anggota Satpolairud Polres Garut, Basarnas Kabupaten Garut, Tagana, dan relawan. Mereka bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah korban yang ditemukan di pantai.

“Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk proses identifikasi dan pemulasaraan jenazah,” kata Aep.

Hasil identifikasi tim medis, lanjut dia, menunjukan bahwa jenazah yang ditemukan adalah bernama Rohidin Maulana, seorang nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut akibat perahu terbalik pada Kamis, 27 Maret 2025, di perairan Sayangheulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Sekolah Disegel, PA 212 Garut Layangkan Surat Terbuka ke Menteri ATR/BPN Pertanyakan Sertifikat di Atas Tanah Wakaf

“Identifikasi korban juga melibatkan keluarga korban yang kemudian menguatkan hasil identifikasi bahwa korban adalah Rohidin Maulana,” jelas Aep.

Ia memaparkan, Rohidin Maulana, yang berusia 34 tahun dan berasal dari Desa Sukakerta, Kecamatan Cimalaya Wetan, Kabupaten Karawang, diakui oleh pihak keluarga sebagai korban yang telah lama hilang pasca kecelakaan laut. Setelah identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya.

Baca Juga:   Saat Mudik, Jalur Lingkar Nagreg akan Dibuka Dua Arah

Kegiatan evakuasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, terutama karena tim SAR gabungan bekerja cepat dan sigap. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja sama antara berbagai instansi dan relawan yang turut membantu dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kejadian kecelakaan laut yang menimpa Rihidin untuk memastikan penyebab pasti dari perahu terbalik yang merenggut nyawa korban. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *