Berita

Pemkab Garut Akan Memvalidasi Penerima PKH, Diharapkan Jumlahnya Terus Menurun

×

Pemkab Garut Akan Memvalidasi Penerima PKH, Diharapkan Jumlahnya Terus Menurun

Sebarkan artikel ini
Bupati Rudy Gunawan, saat menghadiri acara gebyar PKH di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (21/10/2023). (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan melakukan validasi terkait data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), sehingga diharapkan angka penerima bantuan PKH di Kabupaten Garut dapat menurun.

“Harusnya kan kita berharap keadaan real-nya itu tidak ada lagi penerima program PKH. Tapi karena kondisi sekarang ini kita masih memerlukan bantuan pemerintah untuk bisa mengurangi beban mereka,” kata Bupati Rudy Gunawan, saat menghadiri acara gebyar PKH di Kecamatan Samarang, Sabtu (21/10/2023).

Ia menyebutkan, Kabupaten Garut menerima bantuan sekitar Rp800 miliar yang diperoleh dari berbagai program pemerintah pusat baik melalui PKH maupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Baca Juga:   Rencana Penerima PKH Dapat Tambahan Bantuan Beras, Dinsos Garut Belum Terima Kejelasan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, menginformasikan bahwa terjadi penurunan angka penerima bantuan PKH di Kabupaten Garut, dari 155 ribu pada 2022 menjadi 130 ribu KPM pada 2023. Hal ini disebabkan oleh tahap graduasi dan pengecekan lapangan dengan aplikasi geo tagging.

“Dengan aplikasi geo tagging, nah ini memoto di tempat tinggalnya dan bisa kelihatan apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Ini yang ditentukannya dari Pusdatin,” ujarnya.

Baca Juga:   CitraGrand Semarang Luncurkan Tipe Terbaru “Baylene”, Beserta Promo Menariknya!

Aji menyampaikan, pemerintah pusat memberikan bantuan PKH kepada 3.500 penerima bantuan di Kecamatan Samarang dengan tujuan menanggulangi kemiskinan. Ia mengucapkan terima kasih kepada para pendamping PKH yang telah berkontribusi sehingga di Kecamatan Samarang, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan program PKH.

“Mudah-mudahan dari 3.500 KPM ini, tahun depan bisa berkurang, karena bisa menjadi tahap mandiri ya atau graduasi. Itu kan keberhasilan program PKH ini adalah adanya tahap graduasi,” pungkas dia. (Yan AS)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *