Berita

Tiga Wisatawan Terseret Arus Pantai Karangpapak, Pemkab Garut Evaluasi Total Pengamanan Pesisir

×

Tiga Wisatawan Terseret Arus Pantai Karangpapak, Pemkab Garut Evaluasi Total Pengamanan Pesisir

Sebarkan artikel ini
Bupati Abdusy Syakur Amin meninjau langsung lokasi kejadian pada Rabu, 26 Agustus 2026. Peninjauan tersebut melibatkan jajaran Kejaksaan Negeri Garut, Kodim Garut, Polres Garut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Forkopimcam Cikelet, Satpolairud Pameungpeuk, hingga Baznas Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — ​Pemerintah Kabupaten Garut memperketat pengamanan kawasan pesisir selatan setelah musibah terseretnya tiga wisatawan di Pantai Karangpapak, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet. Penjagaan pantai, kesiapan personel, hingga sarana keselamatan kini menjadi fokus evaluasi menyeluruh guna mencegah insiden serupa terulang.

​Bupati Abdusy Syakur Amin meninjau langsung lokasi kejadian pada Rabu, 26 Agustus 2026. Peninjauan tersebut melibatkan jajaran Kejaksaan Negeri Garut, Kodim Garut, Polres Garut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Forkopimcam Cikelet, Satpolairud Pameungpeuk, hingga Baznas Kabupaten Garut.

​Keterlibatan lintas instansi ini menegaskan komitmen daerah dalam menuntaskan operasi pencarian para korban. Pemerintah daerah memastikan koordinasi lapangan antara tim penyelamat, kepolisian, dan unsur TNI berjalan optimal di sepanjang garis pantai Cikelet.

Baca Juga:   Kabulkan Amanat Bupati ke-21, Pemkab Garut Akan Renovasi Gelora Merdeka Kerkoff

​Di lokasi peninjauan, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan prioritas utama saat ini adalah memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada agar pencarian membawa hasil secepatnya.

​”Kami sangat prihatin dan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga para korban dapat segera ditemukan,” ujar Abdusy Syakur Amin di Pantai Karangpapak, Rabu, 26 Agustus 2026.

​Mitigasi dan Evaluasi Kawasan Wisata
​Insiden di Pantai Karangpapak memicu pembenahan mendesak pada sistem keselamatan wisata bahari di Garut Selatan. Kawasan pesisir selatan Jawa terkenal dengan gelombang kuat dan arus balik (rip current) yang membahayakan perenang, sehingga pengawasan ketat menjadi kebutuhan mutlak.

Baca Juga:   Barnas Adjidin Ciptakan Suasana Ramadhan di Garut Lebih Taat Beragama, Didukung Ketua Parmusi

​Menanggapi risiko tersebut, Bupati menginstruksikan jajaran teknis untuk mengambil langkah konkret. Pembenahan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) penjaga pantai, penambahan sarana dan prasarana penyelamatan, serta penataan ulang sistem pengawasan di titik-titik rawan.

​Selain pembenahan internal, pemerintah daerah memperketat imbauan kepada masyarakat dan pelancong. Wisatawan diminta disiplin mematuhi batas jarak aman dari bibir pantai dan memperhatikan rambu larangan melaut atau berenang yang dipasang petugas.

Baca Juga:   Garut Genjot Penurunan Stunting, Pemkab Targetkan “Zero New Stunting” di 2025

​”Sehingga ke depan daerah Karangpapak dan daerah lainnya di Garut tetap menjadi daerah wisata yang aman, nyaman, dan baik buat semuanya,” tegas Syakur.

​Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan sinergi antarinstansi dan penguatan sistem mitigasi bencana ini dapat mengembalikan rasa aman bagi publik. Keselamatan wisatawan diintegrasikan langsung dalam tata kelola pariwisata daerah agar pesisir selatan Garut tetap menjadi destinasi yang andal dan terlindungi. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Gusrajab
previous arrow
next arrow
[metaslider id="36580"]
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *