BeritaJawa Barat

Merupakan Kawasan Seismik Aktif, BMKG: Cianjur Rawan Terjadi Gempa

×

Merupakan Kawasan Seismik Aktif, BMKG: Cianjur Rawan Terjadi Gempa

Sebarkan artikel ini
Salah satu bangunan yang roboh diterjang gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur Senin (21/11/2022). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa Cianjur, Jawa Barat, menjadi salah satu kawasan seismik aktif atau masuk dalam daerah rawan terjadi gempa.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan, wilayah Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, Bandung secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks yang menjadikannya kawasan itu masuk dalam daerah rawan terjadi gempa.

“Disebut seismik aktif karena hasil monitor BMKG di daerah itu sering terjadi gempa dengan berbagai variasi dan kedalaman,” ujarnya, Senin (21/11/2022), seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:   Waspada, Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Garut hingga Yogyakarta pada 26-27 Maret 2023

Terkait kompleksitas, lanjut Daryono, daerah itu merupakan daerah jalur gempa aktif seperti keberadaan sesar Cimandiri, Padalarang, Lembang, Cirata, dan masih banyak lagi sesar-sesar minor yang berada di wilayah tersebut sehingga menjadikan kawasan itu jadi kawasan gempa secara permanen.

Ia mengemukakan, sebelum gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022), Cianjur sempat dilanda gempa sebanyak tiga kali secara beruntun pada 14 November 2022 lalu dengan kekuatan magnitudo 4,1, 3,3, dan 2,6.

Baca Juga:   Hanya 51 SMA/SMK di Jabar yang Diperbolehkan Menggelar KBM Tatap Muka

Daryono menambahkan, wilayah Kabupaten Cianjur terakhir kali diguncang gempa dengan kekuatan cukup besar yakni pada 12 Juli 2000. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *