Jawa Barat

BMKG Peringatkan Cuaca Jabar Dua Hari Kedepan Waspada dan Siaga

×

BMKG Peringatkan Cuaca Jabar Dua Hari Kedepan Waspada dan Siaga

Sebarkan artikel ini
Banjir bandang menerjang perkampungan warga di Kecamatan Karangtengah dan Sukawening, Kabupaten Garut, pada Sabtu (27/11/2021) lalu. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan kondisi cuaca di Jawa Barat dalam dua hari kedepan berstatus waspada dan siaga. Kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadinya banjir dan banjir bandang di beberapa wilayah di Jawa Barat.

Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan, indeks-indeks global seperti SOI (+10.8), NINO3.4 (-0.59), dan IOD (-0.50) menunjukkan nilai yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan di wilayah Indonesia Bagian Timur.

Aktivitas MJO (gelombang atmosfer pembawa massa udara basah) saat ini berada pada fase 3 dan diprediksi dalam sepekan kedepan akan berada pada fase 3 (Indian Ocean) hingga fase 4 (Maritime Continent).

Baca Juga:   Pemprov Jabar Gerak Cepat Tangani Banjir Bandung Selatan, 13 Ribu Warga Terdampak

Kondisi MJO pada fase ini akan meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian barat hingga bagian tengah. Aktivitas gelombang atmosfer Equatorial Rossby dalam sepekan kedepan menunjukkan kondisi yang signifikan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Sementara gelombang Kelvin tidak terdapat aktivitas yang signifikan.

“Pada skala regional, indeks surge dan indeks CENS cenderung diprakirakan akan signifikan pada akhir minggu, hal ini mengindikasikan adanya potensi gerakan massa udara dingin dari benua Asia,” jelas dia.

Kondisi angin gradien dominan Barat – Barat Laut dan angin monsun Australia diprediksi akan banyak membentuk area konvergensi di sepanjang wilayah Jawa, Sulawesi, Bali – NTT, dan Papua.

Baca Juga:   BMKG Sebut Gempa Sumedang Dipicu oleh Sesar Aktif yang Masih Belum Terpetakan

Di Jawa Barat, beberapa wilayah yang berpotensi terjadi hujan ekstrem adalah Purwakarta, Majalengka, Cirebon, Bandung, Bogor Depok, Bekas, Subang, Indramayu, Sumedang, Kuningan, Ciamis, Garut, dan lainnya.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem awal musim penghujan seperti banjir, tanah longsor,banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin,” tandas Teguh Rahayu.

Bagi yang sedang dalam perjalanan di jalan raya, apabila terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai petir, diharap segera menepi dan masuk ke gedung, hindari berlindung di bawah pohon besar pada kondisi demikian menjauhi tebing jika berada di wilayah yang berbukit. Ketika terjadi hujan yang ekstrem ataupun hujan sedang dengan durasi lama harap menjauhi aliran sungai yang berpeluang meluap.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Akui Sejumlah Kebijakannya Lahir Spontanitas untuk Kesejahteraan Masyarakat

Hal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat saat ini adalah tetap tenang dan waspada, berhati-hati. Ketika beraktifitas di luar rumah dan mengurangi kegiatan di luar apabila tidak penting. (Sndn)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *