GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 828 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Upacara pelantikannya berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (13/1/2022). Dihadiri Bupati Rudy Gunawan.
Bupati menyebutkan, hanya 3,3 persen dari 21 ribu pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat menjadi PNS. “Kalian memang orang-orang hebat, menyaingi 96 persen lebih (peserta) lainnya yang belum beruntung menjadi PNS,” kata dia, sebelum mengambil sumpah jabatan.
Bupati menuturkan, terhitung mulai tanggal 13 Januari 2022 sebanyak 828 PNS telah memulai sejarah sebagai ASN di Pemkab Garut yang wajib melayani masyarakat di bidangnya masing-masing, dengan integritas dan komitmen dan bekerja bersungguh-sungguh.
“Ini adalah penghormatan yang luar biasa bagi kalian semua. Oleh sebab itu saya berharap kalian punya integritas, punya yang namanya komitmen bekerja bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Bupati mengatakan, formasi 2019 ini terdiri dari beberapa bidang, seperti: guru, tenaga kesehatan, dan fungsional. Mereka yang menjadi PNS adalah pegawai yang maksimal berada di usia 35 tahun.
Sementara itu, salah satu PNS Formasi 2019 dari Dinas Ketahanan Pangan, Dian Andriyani mengucapkan rasa syukur setelah setahun sebelumnya pernah dilantik menjadi CPNS pada tanggal 12 Januari 2021.
“Alhamdulillah dalam 1 tahun bisa dilantik sebagai PNS dan (kita) berterima kasih kepada para pejabat yang sudah mengurus kita baik dari proses seleksi, kemudian waktu pas diklat sampai dilantik sampai sekarang,“ katanya.
Sementara PNS Formasi 2019 dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Ihsan Tadris Syifa mengaku bangga telah bergabung menjadi PNS di Pemkab Garut. Ia berharap, untuk ke depannya bisa berkontribusi lebih untuk pembangunan bangsa khususnya di Kabupaten Garut
“Kesan pesannya sangat senang karena saya diajarkan berbagai macam hal baru terutama di dunia pemerintahan karena saya sebelumnya bekerja di instansi swasta,” ujarnya. (Yan AS)



.png)











