GOSIPGARUT.ID — Beredar video Tik tok yang dilakukan Bupati Garut bersama Asda 1 Toni Somantri, dan juga Wakil Direktur Keuangan RSUD dr Slamet serta beberapa pejabat eselon 4 lainnya.
Video tersebut muncul di akun Tiktok bernama Novita.Mua yang diduga merupakan milik dokter Novita, Kepala Seksi Pelayanan RSUD dr Slamet Garut.
Video Tiktok itu menuai kecaman dari sejumlah warga, termasuk Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut Yuda PujaTurnawan.
Yuda mengatakan, bahwa yang dilakukan oleh Bupati Garut merupakan sikap yang “Miskin Empati”, di mana hari ini korban banjir bandang Kecamatan Karangtengah dan Sukawening masih berjuang keras untuk kembali menjalankan kehidupan secara normal.
Ia juga mengeluhkan beberapa pejabat eselon 2 dan 4 yang ikut dalam video Tiktok yang dilakukan sambil liburan tersebut.
“Saya rasa persoalan bencana tidak bisa hanya diwakilkan oleh Wakil Bupati, Sekda, dan kepala dinas lainnya yang turun ke masyarakat. Bupati harus juga ikut,” ujar Yuda.
Ia menambahkan, beredarnya video Tiktok ini tentunya melukai perasaan masyarakat, kenapa Bupati tidak menunda perjalanan wisatanya, kan bisa dilakukan di lain waktu.
Bupati Rudy Gunawan minta maaf
Menanggapi beredarnya video Tiktok tersebut Bupati Rudy Gunawan, dalam keterangannya yang diposting di salah satu grup Watsapp mengakui bahwa video yang di dalamnya ada dirinya bersama sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan para pejabat RSU dr Slamet sedang bersukaria di sebuah pantai itu memang video asli yang peristiwanya benar terjadi.
“Memang di video itu kebetulan ada saya dengan para dokter dan nakes. Saya memahaminya kegiatan itu wajar. Tetapi bila ada yang memahami video tersebut tidak wajar, saya selaku Bupati Garut mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kesalahan itu bukan kesalah nakes RSUD, tetapi kesalahan saya,” ujar Rudy.
Menurutnya, pada Kamis dan Jumat (2-3/12/2021), RSUD dr Slamet mengadakan rapat evaluasi penanganan Covid-19 dan peningkatan kapasitas managemen untuk pelayanan RSUD tahun 2022, serta rencana kerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) 2022 dengan sistem e-BLUD yang bertempat di Lombok.
Kegiatan tersebut dihadiri direktur, para wakil direktur, dan pejabat pengelola keuangan BLUD, serta para dokter dan nakes lainnya. Dalam kegiatan tersebut Bupati Rudy membuka dan memberikan arahan, di antaranya mengapresiasi kinerja RSUD menangani pasen Covid-19 dengan tingkat kesembuhan 95 persen lebih.
“Tadi pagi kita bersepeda dan olahraga bersama di sekitar hotel. Ada nakes yang memvideokan kegiatan itu dengan aplikasi Tiktok (yang sekarang beredar di Garut),” terang Rudy. (Yuyus)



.png)











