GOSIPGARUT.ID — Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan bersama Sekmat Limbangan Agus Rahmat dan Sekretaris Desa Galih Pakuwon Hermanto, Minggu (19/9/2021) menyambangi korban kebakaran di Kampung Babakan Caah, Desa Galih Pakuwon, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.
Kunjungan tersebut selain memberikan bantuan sembako dan uang tunai, juga memberikan motivasi serta dukungan agar korban kebakaran tidak putus asa dan patah semangat.
“Sebelumnya saya mendapatkan informasi via WA dari Pak Camat Limbangan bahwa ada musibah kebakaran yang menimpa salah seorang warga di Kampung Babakan Caah, Desa Galih Pakuwon. Alhamdulillah saya berkesempatan menjenguk ke sini sebelum melakukan rapat internal di DPC,” terang Yudha, Minggu (19/9/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Yudha meminta unsur pemerintahan baik di tingkat RW dan desa memperkuat gotong royong dalam membantu warga yang sedang ditimpa musibah.
Selain memberikan bantuan sembako dan uang tunai, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Garut tersebut terlihat berkoordinasi dengan pihak terkait, yakni Dinsos Kabupaten Garut, Baznas, dan BJB agar dapat membantu meringankan beban korban kebakaran.
“Kepada semua unsur pemerintahan saya berharap lebih ditingkatkan gotong royong dalam membantu warga yang tertimpa musibah. Juga kepada keluarga korban jangan putus asa, tetap semangat, insyaallah saya akan berusaha membantu dan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar bisa membantu korban kebakaran supaya bisa membangun kembali tempat tinggalnya,” ujar Yudha.
Sebelumnya, musibah kebakaran terjadi di Kampung Babakan Caah, Desa Galih Pakuwon, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, pada Sabtu (18/9/2021) malam. Kebakaran tersebut berlangsung sekira pukul 22:00 WIB dan menimpa rumah Nana (45), seorang pedagang sembako.
Menurut keterangan Ketua RW Babakan Caah, Angga, kebakaran diduga karena adanya korsleting arus pendek listrik dari pompa air di dapur.
“Kejadian sekitar pukul 22:00 saat sedang nonton televisi tiba – tiba bagian dapur sudah dilalap api. Api cepat menyambar karena ada ledakan tiga buah tabung gas karena korban kebetulan membuka warung dan ada isi ulang tabung elpiji 3 kilogram,” papar dia.
Angga menambahkan, beruntung api bisa dipadamkan berkat kesigapan seluruh warga sehingga api tidak sampai merembet ke bangunan lain.
“Petugas pemadam kebakaran juga datang ke lokasi dan alhamdulillah api bisa segera dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya kerugian meterial ditaksir mencapai Rp100 juta karena semua isi warung tidak bisa diselamatkan,” pungkasnya. (Respati)



.png)

















