Kuliner

Lima Makanan Khas Garut yang Memikat Wisatawan, Termasuk Nasi Liwet Domba

×

Lima Makanan Khas Garut yang Memikat Wisatawan, Termasuk Nasi Liwet Domba

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan mencoba mencicipi makanan khas Garut nasi liwet domba dan gulai domba. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sudah menetapkan lima makanan khas Garut yang menjadi daya pikat wisata kuliner. Kelima makanan khas itu yakni sate domba, dodol, burayot, minuman es goyobod, dan nasi liwet domba.

Menurut Bupati Rudy Gunawan, jenis produk pangan tersebut menjadi ciri khas Kabupaten Garut yang dapat menjadi nilai jual bagi wisatawan yang datang ke Garut. “Ada lima makanan khas Garut, salah satunya ada nasi liwet domba,” kata dia.

Rudy menyatakan, nasi liwet domba harus terus didorong untuk menjadi nilai jual wisata kuliner sehingga menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Mie Bakso Tanpa Nama di Cisewu Kian Ramai Diserbu Pembeli dari Luar Daerah

“Ada banyak kuliner khas Garut seperti nasi liwet domba itu menjadi ikon Garut,” tandas Rudy.

Pemilik usaha kuliner nasi liwet domba, Jajang Riyadi, mengatakan produk kulinernya sudah cukup terkenal di masyarakat, bahkan nasi liwet domba buatannya selalu diminta untuk disajikan ketika ada kunjungan pejabat Garut maupun pusat.

Nasi liwet domba itu, kata dia, sudah menjadi ikon Kabupaten Garut yang selama ini banyak orang mengenal kuliner olahan daging domba garut berupa satai maupun gule.

“Selama ini kan yang dikenal itu satai domba, gule domba, sekarang ada nasi liwet domba, dan sudah banyak orang mengenalnya,” kata Jajang.

Baca Juga:   Lima Sambal Khas Jawa Barat Ini Paling Cocok Disantap dengan Lalapan

Ia mengatakan yang menjadi ciri khas nasi liwet domba yakni dari bumbunya, kemudian dicampur dengan potongan daging domba yang memiliki rasa berbeda dari nasi liwet umumnya yang memakai ikan asin.

Nasi liwet domba khas Garut itu, kata Jajang, sudah cukup lama dikembangkan sekitar 17 tahun lalu, namun populernya makanan tersebut baru-baru ini setelah banyak disajikan dalam beberapa acara.

“Sudah 17 tahun baru diangkat sekarang, awalnya iseng-iseng ada teman komunitas, dibuatlah liwet domba, karena selama ini kebanyakan pakai asin, kalau ini pakai daging domba,” kata pemilik usaha kuliner daging domba Bonita itu

Baca Juga:   Nasi Goreng Jadi Hidangan di Kelas Ekonomi Qatar Airways

Sementara Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Garut Rahmat Hadi mengatakan, pihaknya tidak hanya terus mempromosikan berbagai potensi pariwisata alam di Garut tapi juga kulinernya.

Menurut dia, ketika berbicara pariwisata yang cenderung pada potensi alam tentunya harus ada pengembangan sektor lain yang berkaitan dengan wisata yaitu kulinernya.

“Harus ada ikon keterkaitan dengan kuliner untuk mendorong semangat baru di bidang pariwisata, misalkan di desa A memiliki kuliner bakso aci, lalu ada juga liwet domba, itu perlu dipromosikan,” kata Rahmat. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *