Berita

Sekum PGRI Garut Ajak Warga untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19

×

Sekum PGRI Garut Ajak Warga untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Sebarkan artikel ini
Sekum PGRI Garut, Ma'mun Gunawan ajak masyarakat sukseskan vaksinasi Covid-19.

GOSIPGARUT.ID — Sekretaris Umum (Sekum) PGRI Kabupaten Garut, Ma’mun Gunawan, termasuk dari puluhan warga Garut yang mengkampanyekan ajakan untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19 dengan tagar “Saya Siap Divaksin”.

Ia memaparkan, bahwa harapan agar wabah corona segera berakhir dan beberapa vaksin sudah diproduksi sejumlah negara. Tentunya, vaksin bukan semata temuan ilmiah dari pakar epidemologi dan kesehatan, tetapi harus berdampak nyata dengan kemampuan klinisnya membangun ketahanan tubuh terhadap virus, juga memenuhi aspek keagamaan dan sosial.

Artinya, ditegaskan Ma’mun, pemerintah juga harus memperhatikan usulan dan rekomendasi ormas-ormas Islam agar vaksin ini dijamin keamanan, efektifitas, dan kehalalannya dengan melibatkan BPOM dan MUI, supaya masyarakat yakin dan tidak waswas, di tengah simpang siurnya pemberitaan tentang kehalalan dan kemanfaatan vaksin Sinovac yang dibeli pemerintah.

Baca Juga:   PGRI Garut Kumpulkan 1.000 Guru, Bedah Strategi Pembentukan Karakter Lewat Program 7 KAIH

“Vaksin bukan obat, karenanya vaksin bukanlah ikhtiar tunggal untuk mengatasi wabah virus corona. Karenanya, meskipun nanti dilakukan vaksinasi, maka itu bukan hal yang final, 3 M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun) dan 3 T (testing, tracing, dan treatment) harus tetap secara ketat dilaksanakan di kalangan masyarakat,” tegas Ma’mun.

Lebih lanjut Ma’mun menuturkan, kampanye sukseskan vaksinasi dengan tagar saya siap divaksin tentu merupakan bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat yang merupakan tugas bersama seluruh komponen bangsa.

Baca Juga:   Dalam 10 Hari, di Garut Ditemukan Tiga Bayi yang Dibuang

Sebab, kesuksesan vaksinasi tidak cukup mengandalkan jaringan struktur pemerintah, keterlibatan partisipasi seluruh lapisan masyarakat mutlak diperlukan, terutama ormas keagamaan –termasuk organisasi porfesi. Diperlukan kesadaran kolektif bahwa pandemi ini adalah tanggungjawab bersama.

“Kami berharap, anak-anak segera menikmati hak dasarnya bersekolah tatap muka, sebab pembelajaran daring juga hingga saat ini diakui dan dirasakan banyak memberikan mudharat bagi anak-anak,” ujar dia. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *