Berita

Dalam 10 Hari, di Garut Ditemukan Tiga Bayi yang Dibuang

×

Dalam 10 Hari, di Garut Ditemukan Tiga Bayi yang Dibuang

Sebarkan artikel ini
Salah satu bayi yang dibuang di Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID —Hanya dalam rentang 10 hari ini, warga dihebohkan dengan adanya temuan tiga sosok bayi dibuang orang tuanya yang tak bertanggung jawab di tempat berbeda.

Dua di antaranya bahkan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan seorang lainnya masih hidup, dan berhasil diselamatkan.

Kasus yang masih dalam pengusutan pihak kepolisian tersebut tentu menimbulkan pertanyaan, apa sebenarnya yang terjadi dengan ibu masing-masing sang bayi? Mengapa sampai tega membuang makhluk tak berdosa tersebut? Apakah mereka merasa aib atas kelahiran bayinya?

Baca Juga:   Polres Garut Melaunching Digitalisasi Pelayanan Satpas, Membuat SIM Jadi Lebih Mudah

“Ini sangat memprihatinkan. Tentunya kasus ini bukan hanya kewajiban kepolisian mengungkapnya, tapi juga menjadi pekerjaan semua pihak untuk menelaahnya. Mengapa terjadi seperti itu? Padahal dalam Islam, membunuh satu orang itu sama halnya dengan membunuh seluruh umat manusia,” kata salah seorang ibu rumahtangga warga Pataruman Tarogong Kidul Nurtanti (37).

Kasus temuan bayi dibuang orang tuanya pertama terjadi di jalan baru Desa/Kecamatan Leles pada Jum’at (21/6/2019). Bayi masih merah berjenis kelamin perempuan ditemukan masih hidup terbungkus plastik dimasukkan sebuah dus. Ari-arinya pun masih menempel di perutnya.

Baca Juga:   Bupati Garut Coba Sendiri Layanan Imigrasi, Paspor Rampung dengan Skema Same Day

Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Leles untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Kasus temuan bayi dibuang lainnya terjadi di Kampung Pasantren Girang RT 02 Rw 06 Desa Mandalasari Kecamatan Kadungora pada Selasa (25/6/2019).

Bayi laki-laki dengan ari-ari masih menempel di pertunya itu ditemukan dalam kondisi meninggal, dan membusuk di aliran sungai Cigunung Agung.

Baca Juga:   HUT ke-49 Perumda Tirta Intan Garut, dari Syukuran hingga Ekspansi Layanan Air Bersih

Kasus lainnya terjadi di Kampung Pangkalan Desa Barudua Kecamatan Malangbong.

Sesosok bayi perempuan dengan ari-ari masih menempel di perutnya ditemukan di kebun cabai warga dalam kondisi meninggal dengan sebagian tubuhnya hancur. (IK/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *