GOSIPGARUT.ID — Warga Kampung Yayasan, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, sudah lama resah. Pasalnya, uang mereka sering hilang misterius. Warga meyakini bahwa uang itu hilang lantaran dicuri tuyul.
Salah seorang warga Kampung Yayasan, bernama Irna menerangkan, kejadian hilangnya uang warga secara misterius itu sudah berlangsung lama, dan dalam beberapa minggu belakangan intensitasnya meningkat.
“Tak kurang dari tiga sampai empat warga mengalami kehilangan uang pada setiap harinya. Uang tersebut hilang di rumahnya atau di dalam dompet. Warga sangat yakin ini perbuatan tuyul karena tidak ada tanda-tanda orang (maling) masuk rumah,” ungkap dia, Sabtu (31/10/2020).
Irna menambahkan, besaran uang yang hilang bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1,5 juta. Sementara yang ia alami sendiri kehilangan uang mulai dari Rp50 ribu 300 ribu, sampai Rp800 ribu.
“Suatu waktu saya pernah kehilangan uang tabungan (arisan) milik orang lain. Ya, akhirnya uang itu saya yang ganti dari saku sendiri,” katanya.
Hal yang sama dialami oleg ayahnya Irna, pernah kehilangan Rp500 ribu dari bundelan uang sebesar Rp4 juta yang sedang dihitungnya. Dan anehnya lagi, ketika dihitung ulang, uang yang hilang bertambah Rp500 ribu. Jadi total uang tersisa tinggal Rp3 juta.
“Padahal waktu itu ayah saya mau menyerahkan uang kepada salah seorang bandar. Beberapa orang (saksi mata) yang ada di sana pada tahu bahwa uang yang sedang dihitung berkurang (hilang) sebesar Rp1 juta,” terang Irna.
Salah seorang pemuda di Kampung Yayasan menanggapi sering hilangnya uang warga di sana secara misterius dengan harapan bahwa kejadian tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Ia mengharapkan kepada warga untuk memanggil pawang tuyul atau orang pintar.
“Saya berharap semua warga berkumpul dan mencari solusi, karena ini sudah meresahkan,” kata dia yang menduga bahwa tuyul itu adalah peliharaan salah satu warga di sana. ***

.png)






















