GOSIPGARUT.ID — Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, disatroni maling pada Kamis (22/10/2020) malam. Tak ada satupun barang yang hilang dalam peristiwa itu, namun kartu tani yang disimpan di bawah meja diobrak-abrik hingga berantakan.
Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Talegong, Rosidin, mengakui pihaknya mengetahui bahwa kantornya sudah dimasuki tamu tidak diundang, manakala ia bersama seorang penyuluh memasuki kantor pada pagi hari dan mendapatkan kartu tani yang disimpan di bawah meja kerja sudah berantakan.
Merasa curiga bahwa kartu tani itu telah diobrak-abrik oleh orang yang sengaja memasuki kantornya, maka Rosidin dan rekannya Asep Mulyadi memeriksa seluruh ruangan kantor dan mendapatkan jendela kantornya sudah dijebol.
“Saya menduga pencuri itu masuk kantor melalui jendela yang terlebih dahulu dicongkelnya. Memang di kantor kami tidak pernah ada piket malam, jadi si pencuri begitu leluasa mengobrak-abrik barang (kartu tani) yang ada di dalam kantor,” terang Rosidin.
Ditambahkan Asep Mulyadi, di kantor BPP yang beralamat di Kampung Pasirawi, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, itu tidak ada barang berharga yang menggiurkan pencuri. Makanya tidak ada satupun barang yang dibawanya. Seperti magicom dan dispenser, tetap masih ada pada posisinya.
“Saya menduga pencuri itu mencari barang-barang eletronik seperti laptop dan mengira disimpan di bawah meja. Makanya yang diobrak-abrik adalah kolong meja tempat disimpannya kartu tani yang tidak terpakai,” terang Asep. ***



.png)











