Jawa Barat

Polisi Sebut Perusuh Aksi Unjukrasa di Bandung Bukan Mahasiswa atau Buruh

×

Polisi Sebut Perusuh Aksi Unjukrasa di Bandung Bukan Mahasiswa atau Buruh

Sebarkan artikel ini
Aksi unjukrasa menolak disyahkannya UU Cipta Kerja di Bandung yang berujung rusuh. (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menyebut oknum perusuh saat berlangsungnya aksi unjukrasa massa di Gedung DPRD Jawa Barat bukan dari elemen mahasiswa atau serikat buruh.

“Jadi kami sampaikan, bahwa ada massa yang di luar mahasiswa atau buruh sehingga ada situasi seperti ini,” kata Ulung, Kamis (8/10/2020).

Menurut dia, oknum kelompok yang bukan berasal dari mahasiswa dan buruh itu menjadi pemicu kerusuhan dalam tiga hari aksi massa digelar.

Baca Juga:   Lima Orang Positif Corona Usai Musda, Hipmi Jabar Minta Tamu Isolasi Diri

Aksi dari mahasiswa atau buruh itu berlangsung setiap hari sejak Selasa (6/10/2020) hingga Kamis (8/10/2020). Beragam elemen masyarakat itu menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Ulung menjelaskan, oknum kelompok tak dikenal itu memicu kerusuhan dengan melempar batu, dan memprovokasi petugas yang berjaga. Akibatnya, kerusuhan dan bentrokan pecah hingga aparat kepolisian membubarkan massa dengan gas air mata.

Baca Juga:   Ketua Forkodetada Jabar Holil Aksan Umarzen: Jangankan Blokir Jalan Tol, Dipenjara pun Siap!

“Waktu unjuk rasa, mahasiswanya sudah bubar tapi masih ramai. Tapi kan mereka tidak ada orasi lagi, hari kedua pun sama, hari ketiga pun sama,” katanya.

Pada hari ketiga atau Kamis (8/10/2020), aksi massa di Bandung kembali rusuh. Peristiwa itu terjadi pada pukul 16.30 WIB hingga 17.00 WIB di depan Gedung Sate, Kota Bandung.

Baca Juga:   Wagub Jabar Minta Polisi Tangkap Pemuda yang Viral Hina Suku Sunda

Sedangkan, ada sebagian massa dari mahasiswa yang masih bertahan di Gedung DPRD Jawa Barat. Hingga pukul 18.00 WIB, polisi akhirnya membubarkan massa tersebut. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *