oleh

Pelaksanaan Porkab Garut Diundur Hingga Tahun 2021 karena Pandemi Covid-19

GOSIPGARUT.ID — Ketua Komite Olahraga Nasional Inddonesia (KONI) Kabupaten Garut, Drs. H. Abdussy Syakur Amin, M. Eng, mengatakan, pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut diundur pada triwulan kedua tahun 2021 mendatang.

“Kepanitiaan Porkab sebetulnya sudah terbentuk sejak bulan Maret lalu, namun pada Mei/Juni setelah pertemuan dengan Pak Bupati, kita putuskan tidak diselenggarakan pada tahun 2020, tapi pada tahun 2021,” tuturnya, Kamis (17/9/2020).

Sedangkan untuk penetapan waktunya, lanjut Rektor Universitas Garut itu, direncanakan pada sekitar Mei atau Juni, dengan harapan anggaran bantuan untuk kecamatan sudah cair, sehingga para camat memiliki kekuatan untuk menyiapkan kontingen Porkabnya.

Baca Juga:   Di Tengah Pandemi Covid-19, Garut Raih Penghargan Eliminasi Malaria

“Ini (Porkab) semacam proses seleksi untuk menetapkan perwakilan Garut yang akan mengikuti babak kualifikasi (Pekan Olahraga Daerah/Porda). Babak kualifikasi sendiri informasinya akan diselenggarakan antara Juni – Agustus. Pak Bupati sendiri tadinya sudah berkenan menerima rombongan KONI Jabar untuk penyelenggaraan Porda, terutama cabor aquatic, tapi ada larangan untuk keluar daerah,” paparnya.

Baca Juga:   Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Garut Terinfeksi HIV/AIDS Terus Bertambah

Disebutkan Syakur, untuk syarat penyelenggaraan Porkab sendiri, paling sedikit diikuti enam kecamatan. Sedangkan untuk cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan sebanyak 26 cabor. Namun karena ada pengunduran jadwal penyelenggaraan Porkab seiring terjadinya pandemi Covid-19.

“Sehingga dana untuk penyelenggaraan pertandingan, peningkatan kualifikasi pelatih, wasit, pelaku olahraga dan lainnya, kita alihkan untuk pengadaan sarana dan prasarana cabang olahraga untuk penyelenggaraan Porkab. Jadi cabor itu belanja alat alatnya sekarang, sehingga pada saatnya Porkab nanti, tidak perlu banyak belanja alat,” ujarnya.

Baca Juga:   Gagal Lolos Piala Asia, Timnas U-23 Fokus Target SEA Games 2019

Namun demikian, sambung Syakur, untuk pelatihan pelatihan tetap diselenggarakan, meskipun tidak semua cabor dilaksanakan pelatihan. Adapun cabor yang mendapat bantuan di termin pertama ini sebanyak 18 cabor, dan sisanya akan mendapat bantuan pada termin berikutnya. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait