oleh

Satu Lagi Objek Wisata Air Nan Indah Ada di Garut, Bernama ”Leuwi Kanjeng Dalem“

GOSIPGARUT.ID — Sebuah wisata air dengan panorama yang sangat indah dan eksotik kembali ditemukan di Kabupaten Garut. Objek wisata ini bernama ”Leuwi Kanjeng Dalem“. Berlokasi di aliran Sungai Cisanggiri — perbatasan Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Cisompet, atau 96 kilometer dari ibukota Kabupaten Garut.

Pada Kamis (3/9/2020) kemarin, destinasi wisata ini, dibuka oleh Bupati Garut Rudy Gunawan untuk dikunjungi masyarakat luas, terutama para pencinta wisata alam.

Pengunjung yang datang ke Leuwi Kanjeng Dalem bisa menikmati wisata air sungai (arung jeram) menggunakan perahu karet sambil menikmati indahnya panorama alam di sekeliling arus yang dilalui. Pengunjung pun nantinya akan disuguhi produk alam berupa hasil pertanian setempat, seperti sayur mayur dan buah-buahan segar yang bisa dipetik langsung.

Rencananya, Pemkab Garut akan membangun pusat perkebunan buah-buahan seluas tiga hektar di sekitar objek wisata Leuwi Kanjeng Dalem.

”Untuk saat ini tempat ini belum terekspose karena infrastuktur untuk mencapai tempat ini tidak bagus. Namun kami akan membuat jalan baru untuk menuju ke lokasi ini berikut satu jembatan yang panjangnya 16 meter,” kata Bupati Rudy Gunawan, saat membuka objek wisata itu.

Baca Juga:   Hari Minggu Ini, Kondisi Gazebo di Pantai Rancabuaya Ko Beda?

“Insya Allah tahun 2021 akhir tempat ini bisa dinikmati oleh seluruh wisatawan baik dalam maupun negeri luar negeri yang datang ke Kabupaten Garut,” tambahnya.

Rudy menuturkan, wisata premium Kabupaten Garut ini adalah kelanjutan wisata Leuwi Tonjong (di Kecamatan Cihurip) yang sukses meraih juara kedua sebagai Surga Tersembunyi Tingkat Nasional Tahun 2018.

“Ini kami namakan obyek wisata alam ‘Leuwi Kanjeng Dalem’ yang terletak di dua kecamatan antara Cisompet dan Cibalong, dengan sumber wisata air sungai Cisanggiri yang melewati dua gunung batu yang biasa disebut tonjong,” tuturnya.

Menurut Rudy, secara alam leuwi ini sangat bagus. Hal itu bisa dilihat dan dibuktikan dengan pesona alam yang sangat alami.

Baca Juga:   Kolam Ombak Buatan Jadi Primadona Wisatawan yang Datangi Garut
Bupati Garut Rudy Gunawan bersama rombongan menjajal wisata air baru “Leuwi Kanjeng Dalem”, di aliran Sungai Cisanggiri — perbatasan Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Cisompet, Kamis (3/9/2020). (Foto: Deni Septyan/Diskominfo Garut)

”Untuk itu saya mengajak kepada warga masyarakat Garut, Jawa Barat, dan Indonesia, saat ini kami mempersembahkan satu obyek wisata alam yang sangat bagus dan bisa dinikmati oleh siapapun dengan keamanan yang sangat terjamin. Ini menjadi satu pengembangan tujuan destinasi wisata kelas premium dengan nama obyek wisata alam Leuwi Kanjeng Dalem,” paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan, sedikit bercerita asal-usul nama Leuwi Kanjeng Dalem yang konon pada zaman dulu seorang dalem sedang mencari sumber mata air di sekitar selatan untuk kahuripan masyarakat sekitar.

Tanpa sengaja kanjeng dalem sampai di suatu tempat yang belum pernah didatangi oleh siapapun, karena memang sangat jauh dari rumah penduduk. Sambil beristirahat kanjeng dalem termenung melihat keindahan leuwi ini yang sangat menakjubkan.

Ia terus mengingat-ingat dan membayangkan perasaannya pernah datang ke lokasi ini, namu ia lupa kapan pertama datang. Setelah sekian lama termenung, ia baru ingat, ternyata dulu bermimpi pernah ke tempat ini. Maka tidak heran bila kanjeng dalem sangat hapal keadaan di sekitar karena sama persis dengan yang ia lihat dalam mimpinya.

Baca Juga:   Benahi Situ Bagendit, Pemprov Jabar Siapkan Dana Sebesar Rp 30 Miliar

“Maka pada saat beliau datang ke tempat ini seperti ada yang menuntun, di mana sepanjang perjalan tidak ada kejadian yang aneh dan sangat lancar seperti orang yang pernah ke sana. Melihat kejadian ini, oleh para hulubalang dan prajuritnya diceritakan kepada masyarakat, dan oleh masyarakat leuwi ini dinamakan Leuwi Kanjeng Dalem,” cerita Budi.

Pada kesempatan tersebut Bupati Rudy Gunawan bersama Kepala Disparbud Budi Gan Gan, serta rombongan mencoba menyusuri sungai itu dengan menggunakan perahu karet milik Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Garut. (Yan AS)

Komentar

Berita Terkait