Berita

Musim Pancaroba, Delapan Kecamatan di Garut Rawan Angin Puting Beliung  

×

Musim Pancaroba, Delapan Kecamatan di Garut Rawan Angin Puting Beliung  

Sebarkan artikel ini
Kerusakan akibat puting beliung Rancaekek. (Humas Basarnas)

GOSIPGARUT.ID — Saat musim pancaroba sekarang ini hampir seluruh wilayah di Kabupaten Garut rawan terjadi terjangan angin puting beliung. Namun dari beberapa kecamatan, sedikitnya ada delapan kecamatan yang rawan angin puting beliung ekstrim.

“Kedelapan kecamatan tersebut yaitu Pangatikan, Sucinaraja, Cibiuk, Limbangan, Kersamanah, Malangbong, dan Banyuresmi. Yang rawannya memang hampir seluruhnya berada di wilayah utara,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan.

Ia menuturkan, angin puting beliung merupakan angin kencang yang biasa terjadi saat pancaroba, baik peralihan dari musim penghujan maupun sebaliknya. Rata-rata angin puting beliung merusak bagian atap rumah dan menerbangkan genting-genting rumah milik warga. Biasanya warga yang mengalami luka akibat tertimpa asbes dan lainnya.

Baca Juga:   PPKM Darurat, Patriot Desa di 29 Desa se-Garut Ditugaskan Bantu Satgas Covid-19

“Jadi lebih baik bertahan di dalam rumah sampai situasinya dianggap aman dari pada keluar rumah malah tertimpa material bangunan yang beterbangan,” ujar Tubagus.

Kendati demikian, ia menyebutkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan terjadinya angin puting beliung di wilayah Kabupaten Garut. Meski dalam pantauannya, di beberapa wilayah di Indonesia hal itu sudah terjadi.

Baca Juga:   Sakit Hati, Pemuda 20 Tahun di Garut Bakar Nenek Hingga Tewas di Gubuk

“Namun tentunya kita semua berharap di Garut angin puting beliung tidak terjadi. Namun ada baiknya agar semua meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di tengah anomali cuaca ini,” tutur Tubagus.

Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, ia mengingatkan ciri-ciri bencana puting beliung. Menurutnya, kejadian puting beliung lebih sering terjadi pada saat siang atau sore hari.

Baca Juga:   Wujudkan Mobil Baru di Hari Valentine dengan Promo Menarik dari BRI Finance

“Masyarakat dapat mengenali tanda-tanda akan terjadinya fenomena puting beliung, seperti udara panas pada malam hingga pagi, terlihat pertumbuhan awan cumulus, serta hembusan udara dingin,” terang Tubagus. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *