oleh

Semua Wilayah di Garut Selatan Bisa Sekolah Tatap Muka, Kenapa Cisewu Tidak?

GOSIPGARUT.ID — Sebanyak 27 kecamatan di Kabupaten Garut direncanakan bisa menyelenggarakan sekolah secara tatap muka. Dari 27 kecamatan itu termasuk 14 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di Garut Selatan. Karena satu kecamatan, yakni Cisewu, tidak termasuk dalam daftar daerah yang direncanakan bisa menyelenggarakan sekolah secara tatap muka.

Tidak adanya Kecamatan Cisewu dalam daftar daerah yang direncanakan bisa menyelenggarakan sekolah secara tatap muka, tak pelak menimbulkan pertanyaan di benak sejumlah warganya. Warga tidak habis mengerti, kenapa dari 15 kecamatan yang ada di Garut Selatan yang nota bene zona hijau dari wabah Covid-19, Cisewu tidak termasuk?

“Padahal kan selama pandemi Covid-19, di Kecamatan Cisewu aman-aman saja, di daerahnya tidak ada warga yang pisitif Covid-19. Selain itu, di Cisewu banyak sekolah yang siap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah secara tatap muka,” kata Iwan Ruswandi, guru di SMKN 11 Garut.

Menurut dia, SMKN 11 Garut yang berlokasi di Kampung Cisaninten, Desa/Kecamatan Cisewu, termasuk sekolah yang siap menyelenggarakan KBM secara tatap muka. Selain fasilitas pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah itu memadai, para orangtua siswa pun pasti mengizinkan anak-anaknya untuk mengikuti KBM tatap muka di sekolah.

Baca Juga:   11 Anak Muda Cisewu Berhasil Taklukan Garangnya Gunung Gede Pangrango

“Mengingat Kecamatan Cisewu bukan zona rawan atau bahaya dalam penyebaran virus corona,” jelas Iwan.

Hal serupa disampaikan Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Cisewu, Agus Rajab, di mana pihaknya dibuat tidak mengerti oleh tidak masuknya Kecamatan Cisewu pada daftar daerah yang bisa membuka sekolah secara tatap muka.

“Saya tidak tahu pertimbangannya apa sehingga Cisewu tidak masuk dalam daftar daerah yang bisa membuka sekolah secara tatap muka. Kan selama pandemi Covid-19 Cisewu aman-aman saja, seperti di 14 kecamatan lainnya yang ada di Garut Selatan,” ujar dia.

Baca Juga:   Jalan Rusak ke TPA Sebabkan Sampah di Garut Tidak Bisa Diangkut

Agus menegaskan, sekolah-sekolah di Kecamatan Cisewu yang siap membuka KBM di sekolah secara tatap muka bukan saja tingkat SMA/SMK, melainkan tingkat SD dan SMP pun sudah pada siap.

Sebelumnya diberitakan, KBM di sekolah secara tatap muka untuk SMA/SMK di Kabupaten Garut mulai direncanakan dibuka. Sebanyak 27 kecamatan di Garut sudah masuk zona hijau, dan bisa menyelenggarakan KBM di sekolah secara tatap muka.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Garut, Asep Sudarsono, mengatakan, pihaknya tengah membuat instrumen untuk memeriksa kesiapan sekolah melaksanakan tatap muka. Sesuai prosedur, harus ada izin dari orangtua dan kesiapan sekolah.

Baca Juga:   Gunung Tumpeng, Momentum di Desa Cikarang

“Sarana di sekolah juga harus disiapkan. Terutama untuk protokol kesehatan. Selain itu SDM (sumber daya manusia) dan kurikulum akan diverifikasi dulu,” kata dia, Selasa (28/7/2020).

Asep menjelaskan, di Kabupaten Garut ada 27 kecamatan yang masuk zona hijau. Namun meski ada di zona hijau, belum semua sekolah bisa melakukan tatap muka. Harus ada syarat yang dipenuhi.

Berikut daftar 27 kecamatan yang bisa menggelar sekolah tatap muka:

1. Caringin
2. Talegong
3. Bungbulang
4. Mekarmukti
5. Pamulihan
6. Pakenjeng
7. Cikelet
8. Pameungpeuk
9. Cibalong
10. Cisompet
11. Peundeuy
12. Singajaya
13. Cihurip
14. Banjarwangi
15. Bayongbong
16. Samarang
17. Pasirwangi
18. Tarogong Kidul
19. Sucinaraja
20. Pangatikan
21. Sukawening
22. Karangtengah
23. Leles
24. Kersamanah
25. Cibiuk
26. Limbangan
27. Malangbong

Komentar

Berita Terkait