Berita

Dana Desa 2025 Dikucurkan, Sejumlah Sarana Infrastruktur di Desa Pamalayan Dibangun

×

Dana Desa 2025 Dikucurkan, Sejumlah Sarana Infrastruktur di Desa Pamalayan Dibangun

Sebarkan artikel ini
Pembangunan jalan usaha tani di Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

GOSIPGARUT.ID — Dana Desa (DD) tahun 2025 sudah dikucurkan ke sejumlah desa di Kabupaten Garut, termasuk Desa Pamalayan, Kecamatan Cisewu, yang dengan segera mengalokasikannya lewat pembangunan sejumlah sarana infrastruktur.

Kepala Desa Pamalayan, H. Budi Rahmat, membenarkan bahwa di luar penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebesar 20 persen, alokasi DD tahun 2025 juga diperuntukkan bagi pembangunan sejumlah sarana infrastruktur.

Sarana infrastruktur dimaksud, tambah dia, adalah yang paling banyak diusulkan warga seperti jalan usaha tani, jalan lingkungan, tembok penahan tanah (TPT), bale RW, dan penyelesaian gedung perpustakaan.

Baca Juga:   Pj Bupati Garut Lantik 10 PNS Baru Lulusan PKN STAN, Berikut Daftar Nama-namanya

“Pelaksanaan pembangunan jalan usaha tani dari program DD, alhamdulillah disambut oleh warga dengan antusias. Karena jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga untuk peningkatan ketahanan pangan,” jelas Budi, Rabu (30/4/2025).

Ia menambahkan, hampir semua Rukun Warga (RW) yang ada di Desa Pamalayan membangun jalan usaha tani dengan volume dan anggaran kegiatan bervareasi. Ada 7 dari 9 RW yang membangun jalan untuk memperlancar distribusi produk pertanian itu.

Baca Juga:   Kades Karyajaya Jadi Tersangka Korupsi, Pelayanan Masyarakat Terhambat

“Semua jalan usaha tani dibangun dengan menggunakan rabat beton,” kata Budi.

Ia menyampaikan, pembangunan jalan usaha tani di 7 RW itu kini sudah rampung. Khusus penyelesaian gedung perpustakaan, pihaknya mengharapkan selesai pada bulan Mei 2025, sesuai jadwal dan dapat diresmikan oleh Bupati Garut.

“Harapan warga bisa bertemu dengan Pak Bupati (Abdusy Syakur Amin) dan Ibu Wakil Bupati (Putri Karlina) karena belum bertemu setelah pilkada yang meraih suara hampir 70 persen di Desa Pamalayan,” pungkas Budi. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *