GOSIPGARUT.ID — Berita mengenai keluarga miskin di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang luput dari pembagian bantuan sembako dari pemerintah desanya, mendapat perhatian berbagai pihak. Banyak netizen yang mengomentari pemberitaan itu, dan umumnya ikut prihatin dengan nasib yang dialami keluarga Hanhan Hadiana tersebut.
Termasuk Camat Cisewu, Hery, S.PKP. Begitu mengetahui warganya itu tidak kebagian bantuan sembako yang bersumber dari dana gotong royong RW di Desa Sukajaya, keesokan harinya camat beserta istri langsung mendatangi rumah Hanhan untuk memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang.
Dikunjungi oleh orang nomor satu di Kecamatan Cisewu itu, tentu bagi Hanhan dan keluarga sangat bahagia. Tapi yang membuat lelaki berusia 47 tahun tersebut lebih bahagia dan merasa tersanjung, bukan karena bantuannya semata melainkan sikap camat yang rendah hati mau peduli terhadap warga miskin dengan mengunjungi langsung ke rumah.
“Seumur hidup saya baru kali ini ‘saung butut’ saya dikunjungi oleh pejabat. Apalagi kedatangan Pak Camat ke sini untuk memberikan bantuan. Hanya ucapan terima kasih yang bisa saya sampaikan, semoga Pak Camat dan keluarga diberi kesehatan dan rejeki berlimpah,” ujar Hanhan, selepas menerima kunjungan Camat Cisewu, Sabtu (2/5/2020).
Camat Cisewu, Hery S.PKP, saat dikonfirmasi soal kunjungannya ke rumah warga miskin di Kampung Kersamenak, Desa Sukajaya, itu tidak banyak berkomentar. Ia hanya mengatakan bahwa dirinya dan keluarga ingin ikut berempati kepada warga yang nasibnya kurang beruntung.
“Apalagi ini adalah warga Kecamatan Cisewu, yang merupakan warga saya. Sebagai pimpinan di Kecamatan Cisewu, saya diharuskan untuk peduli warganya. Terlebih di bulan puasa, momentum kita untuk saling peduli,” kata dia.
Hery juga menampik ketika ditanya apa saja jenis bantuan yang ia berikan kepada keluarga Hanhan. Namun saat ditanyakan kepada Hanhan sendiri, GOSIPGARUT.ID mendapat keterangan bahwa bantuan sembako dan uang yang diberikan Camat Hery dan keluarga cukup banyak.
“Wah lumayan banyak, Kang. Saya cukup bahagia dengan bantuan itu,” jawab Hanhan lewat sambungan telepon.
Ia merinci jenis bantuan yang diterimanya adalah: Lima kilogram beras, satu kilogram telur, satu liter minyak goreng, mie instant, dan uang jajan sebesar Rp200 ribu. “Ibu Camat juga memberikan bantuan separuhnya biaya persalinan istri saya,” ujar Hanhan. (Trabela SN)



.png)











