GOSIPGARUT.ID — Video seorang pemuda dugaan melakukan penistaan tempat ibadah viral dan jadi perbincangan masyarakat. Pemuda tersebut diduga berasal dari Garut. Dalam video berdurasi 28 detik itu, ia adalah pemilik akun Instagram wahyudean 94.
Menyikapi video tersebut, sejumlah warga Garut geram. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, Sirojul Munir, misalnya meminta Kepolisian segera menindaklanjutinya.
“Harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Kami juga akan memelajari secara internal di MUI Garut,” kata Sirojul kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).
Sementara itu, salah seorang warga Garut, Faisal Ramdan (29) menyebut bahwa apa yang diungkapkan pemuda tersebut sangat tidak pantas. “Memang harus diperiksa, agar tahu maksud dan tujuannya seperti apa agar tidak bias,” katanya.
Menurut Faisal, apa yang disampaikan bisa bermakna bahwa masjid adalah tempat bagi orang-orang kotor, sedangkan kelab malam dan karaoke adalah tempat bagi orang-orang suci. Dengan begitu, menurutnya tidak salah jika kemudian banyak umat Islam di Garut yang merasa tersinggung.
“Bukan persoalan mereka yang ke masjid orang suci atau kotornya, tapi lebih kepada membandingkan tempat ibadah umat Islam dengan tempat karaoke dan kelab malam. Ini menjadi tidak etis dan tentu menjadi penistaan tempat ibadah umat Islam,” jelasnya. (Mrdk)



.png)











