oleh

Tidak Melampirkan Transkrip Nilai, Aep Dicoret dari Bursa Dewan Pendidikan Garut

GOSIPGARUT.ID – Pengumuman seleksi administrasi Calon Pengurus Dewan Pendidikan sudah dimuat di situs www.garutkab.go.id, dari 55 nama yang mendaftar ada 13 orang yang dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. Diantara nama yang di coret tersebut adalah Aep Saepudin Kepala SMA Al-Madinah Cibatu karena alasan tidak melampirkan transkrip nilai ijazah S1.

Ketika dikonfirmasi, Aep yang menjabat sebagai Wakil Ketua Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Kab. Garut mengatakan, “Secara pribadi merasa dirugikan, kenapa waktu penyerahan berkas tidak di informasikan ijazahnya harus dilengkapi dengan transkrip nilai, pasti akan saya lampirkan.” Ujarnya.

Aep juga menyesalkan, jeda waktu dari Tanggal 23 ke 28 Nopember itu 5 hari, kenapa tidak dikonfirmasi oleh tim verifikasi bahwa persyaratannya ada yang kurang, pasti akan dipenuhi, jangan gara-gara hal seperti itu kemudian main coret saja.

Perlu diketahui publik, maju nya Aep sebagai Calon Pengurus Dewan Pendidikan telah mendapat rekomendasi dari DPC FAGAR KAB. GARUT, FKSS KAB. GARUT, FKSS PROVINSI JABAR, MKKS KAB. GARUT dan dari PD. MUHAMMADIYAH GARUT.

Baca Juga:   Samawi Garut Gelar Do'a Bersama untuk Kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono

“5 organisasi telah merekomendasikan saya, justru saya bertanya apakah yang 37 orang lolos tersebut benar semuanya sudah mendapatkan rekomendasi dari organisasi profesi, ormas atau yayasan”. Cetusnya.

Aep juga menilai, jika dirinya dipermasalahkan karena pernah menjadi ketua DPC Partai IDAMAN Garut, dia akui, tapi sejak Tanggal 19 Juni 2018 sudah mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan surat pemberhentian dari DPW PARTAI IDAMAN JABAR sudah dilampirkan di berkas persyaratan.

Baca Juga:   MUI Garut Sebut "People Power" Hukumnya Haram Karena Inkonstitusional

“Untuk itu saya meminta agar pansel meninjau kembali keputusan tersebut”. Paparnya penuh harap. (DN)

Komentar