GOSIPGARUT.ID — Diduga akibat korsleting listrik, satu unit rumah toko (ruko) di depan Puskesmas Bayongbong, Kabupaten Garut, terbakar pada Jum’at (22/11/2019) sekira pukul 14:30 WIB.
Ruko yang hangus terbakar itu dihuni oleh Dadang, Nanip, Hasan, dan Deden. Persisnya di Kampung Cikunten RT03/RW 09, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Seorang saksi mata bernama Oman (55) mengatakan, api pertama kali terlihat di ruko bagian belakang yang terus merembet ke bagian ruko yang lainnya. Setelah itu asap hitam terlihat membumbung ke atas yang memancing warga berdatangan ke lokasi kejadian.
“Beruntung warga dengan sejumlah aparat segera datang untuk melokalisir api sehingga tidak merembet ke bangunan di sekelilingnya,” terang dia.
Oman menjelaskan, api baru dapat dipadamkan pada pukul 16:30 WIB oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dengan mengerahkan 4 unit mobil damkar.
Pemilik ruko, Dadang (45) menyebutkan, dirinya sempat mendengar suara ledakan yang berasal dari lantai dua ruko miliknya. Suara ledakan itu diduga kuat berasal karena terjadinya korsleting listrik.
Menurut Danramil 1113 Bayongbong, Kapten Inf Jaja Wiharja, kebakan tersebut mengakibatkan kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp300 juta. “Korban jiwa maupun luka, tidak ada,” katanya.
Pihaknya mengaku bersama Polsek Bayongbong yang kali pertama menghubungi sejumlah instansi terkait begitu kebakaran terjadi. Maka dengan koordinasinya yang cepat dilakukan, petugas Damkar dengan BPBD Kabupaten Garut langsung terjun ke lokasi melakukan pemadaman. (Adam B)








