BeritaHeadline

Soal Pembangunan Kolam Renang, Ridwan Kamil: Saya yang Mengusulkan

×

Soal Pembangunan Kolam Renang, Ridwan Kamil: Saya yang Mengusulkan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pembangunan kolam renang di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, disorot. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengakui yang mengusulkan pembuatan fasilitasi olahraga tersebut.

RK menuturkan, membutuhkan fasilitas kolam renang untuk menjaga kebugarannya sebagai orang nomor satu di Jabar. Alasannya, ia mengalami cedera lutuh sehingga tak bisa berolahraga berat seperti lari.

“Saya itu kaki saya cedera yang kiri. Dokter menyarankan supaya bisa fit, tidak boleh lagi berolahraga yang sifatnya impact, lari, loncat loncat. Harus terapi dengan yang namanya berenang,” ungkap RK kepada wartawan.

Baca Juga:   Gagal Gaet Siswa, MAN 4 Garut Dinilai Kurang Terbuka pada Masyarakat dan Minim Promosi

Berdasarkan saran dokter itu, RK lalu mengusulkan kepada Biro Umum Setda Pemprov Jabar untuk memasukan pembangunan kolam renang dalam revitalisasi Gedung Pakuan. Anggarannya sekitar Rp 1,5 miliar.

“Saya mengusulkan kepada biro umum untuk membuat kolam renang ya kotak secukupnya dengan lebar 3-4 meter agar Gubernur tetap bisa olahraga kardio berbentuk renang,” tulis RK di akun Instagramnya.

Ia menjelaskan, penambahan fasilitas di Gedung Pakuan tidak hanya terjadi di pemerintahannya saja. Tapi itu sudah berlangsung sejak gubernur-gubernur sebelumnya.

Baca Juga:   Kapolsek Cibatu Ajak Siswa MTsN 2 Garut Jauhi Geng Motor dan Bijak Bermedia Sosial

“Gedung Pakuan ini luasnya 2,3 hektar. Saking luasnya, gubernur yang dulu membangun fasilitas masjid. Dipake salat Jum’at sama warga saking besarnya. Gubernur berikutnya, membangun gedung olahraga bentuknya gedung bukan lapangan, saking besarnya di zona olahraga. Ada lapang tenis, basket, fasilitas fitness. Pak Aher membuat macem-macem,” jelas dia.

Ia menegaskan kebijakan yang diambilnya bisa dipertanggungjawabkan baik secara gagasan maupun aturan dan hukum. “Saya kira itu yang bisa saya jelaskan. Semua anggaran itu direncanakan, disetujui dan disepakati bersama,” tandasnya.

Baca Juga:   Pemekaran Provinsi Bogor Raya No..., Kabupaten Garut Selatan Yes...!

Sementara itu berdasarkan keterangan Kasubbag Rumah Tangga Pakuan, Bayu Umbara, sudah 20 tahun tidak ada pembangunan fasilitas baru di Gedung Pakuan. Selama ini hanya ada penataan dan pemeliharaan saja.

“Saya tugas di sini (Gedung Pakuan) baru lima tahunan. Tapi kalau informasi dari kru saya, selama 20 tahun terakhir gak ada penambahan fasilitas atau pembangunan baru,” kata Bayu kepada wartawan. (dtc/fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *