Budaya

Di 2024, Disdik Garut Menargetkan Rata-rata Lama Sekolah 9,01 Tahun

×

Di 2024, Disdik Garut Menargetkan Rata-rata Lama Sekolah 9,01 Tahun

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Garut, Totong.

GOSIPGARUT. ID — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut menargetkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk Garut berusia 25 tahun ke atas mencapai 9,01 tahun di 2024.

Hal itu setara tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Artinya, terdapat peningkatan 1,51 tahun dari kondisi RLS pada 2019 yang menempati posisi 7,50 tahun, atau setara tamatan Sekolah Dasar (SD), tepatnya setara kelas VII/kelas 1 SMP.

Kepala Disdik Garut Totong, tanpa memerinci lebih lanjut saat ditanya faktor apa saja yang membuatnya optimis target RLS penduduk Garut akan tercapai 9,01 pada 2024.

Ia hanya menyebutkan, dengan pertimbangan Garut sedang gencar menggaungkan program akselerasi pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang Pendidikan, khususnya RLS dengan target mencapai 9,01 di 2024 maka Kabupaten Garut menerima ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019 pada 12 hingga 14 Nopember ini.

Baca Juga:   Kadisdik Garut Melarang Pengumuman Kenaikan Kelas dengan Tatap Muka

Terlebih, bila dilihat dari jenis keterampilan ditampilkan pada acara bertujuan melihat jenis keterampilan keaksaraan yang dibutuhkan dalam menavigasi masyarakat, dan mengeksplorasi kebijakan keaksaraan yang efektif. Sesuai tema nasional diusung Pemerintah Pusat, “Ragam Budaya Lokal, dan Literasi Masyarakat”, bertujuan menyosialisasikan kebijakan, dan program percepatan penuntasan buta aksara di Indonesia melalui program Gerakan Literasi Nasional.

“Kami siap melaksanakan sebagai tuan rumah karena ini sejalan dengan program kami mengenai akselerasi capaian IPM khususnya rata-rata lama sekolah (RLS). Itu akan menuju ke sana. Kami optimis cash carry-nya di 2024, RLS Garut 9,01.  Posisi sekarang kan 7,50. Ini juga dalam rangka support pada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:   33.579 Siswa SMP di Garut akan Mengikuti Ujian Nasional

Totong menuturkan, peringatan HAI tingkat Jawa Barat 2019 sendiri diikuti 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, dan dipusatkan di Alun alun/Lapang Otto Iskandardinata, dan sekitar Gedung Negara Pendopo Garut.

Berbagai kegiatan akan digelar. Antara lain pentas seni dan budaya, cerdas cermat, lomba kabisa warga PKBM, biantara sunda penilik, stand terbaik serta berbagai perlombaan pendidikan lainnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan selama lima tahun terakhir, RLS di Kabupaten Garut hanya meningkat 0,82 tahun dari 6,68 tahun pada 2010 menjadi 7,50 tahun pada 2018.

Baca Juga:   PCNU Garut Imbau Warga untuk Saling Menghormati di Bulan Puasa

Sedangkan harapan lama sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun di Kabupaten Garut, kendati mengalami peningkatan namun relatif kecil.

Dalam lima tahun terakhir HLS-nya hanya meningkat 1,44 tahun dari 10,36 tahun pada 2010 menjadi 11,80 tahun pada 2018. Dengan kata lain, anak usia 7 tahun di Garut yang masuk dunia pendidikan diharapkan dapat bersekolah selama 11,80 tahun, atau hampir setara lulusan SMA. (Zainulmukhtar)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *