oleh

Hadiah Juara MTQ Dianjuk, Bupati: Saya Prihatin, Jangan-jangan Tenda Juga Belum Dibayar

GOSIPGARUT.ID — Bupati Garut Rudy Gunawan kaget ketika ditanya hadiah bagi para juara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Garut tahun 2019, “dianjuk” alias belum diberikan.

Sebelum menjawab pertanyaan wartawan, Bupati pun terdiam dan geleng geleng kepala.

“Saya minta maaf. Saya prihatin, dan ini memalukan. Saya sudah cek, tapi katanya sudah dibayarkan, tapi akan saya cek lagi kenapa belum dibayarkan, kenapa terlambat,” kata Rudy seusai menghadiri acara malam silaturahmi penggiat sepakbola bersama Forkopinda Garut di gedung Pendopo, Minggu (10/11/2019) malam.

Baca Juga:   Ciburuy, "Kampung Albino" di Garut dengan Penduduknya Mirip Bule

Ia mengaku merasa malu atas kejadian ini. Rudy berjanji akan menegur Bidang Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkersa). “Sangat prihatin, kan saya yang menyerahkan hadiah itu secara simbolisnya. Saya malu,” katanya.

Menurut Bupati, hadiah para
juara MTQ sudah dianggarkan dari APBD, sementara hadiah dari Badan Zakat Nasional (Baznas) merupakan hadiah tambahan. “Kalau dari Baznas untuk perangsang para kafilah. Kalau hadian lainnya itu dari APBD. Ini sangat keterlaluan, jangan-jangan tenda juga belum dibayar. Ini keterlaluan,” ucapnya.

Baca Juga:   Tiga Cara Disiapkan Pemkab Garut untuk Mengatasi Penumpukan Sampah

Sebagaimana diberitakan, para juara MTQ Kabupaten Garut, yang berahir Jumat (25/10/2019) lalu “dianjuk”. Pasalnya, hingga kini para
juara belum menerima hadiah berupa uang pembinaan yang dijanjikan panitia.

Para oficial, panitia kecamatan, dan pihak keluarga yang menjadi juara mempertanyakan hadiah tersebut. “Ada informasi, katanya hadiah menunggu pencairan dari Baznas. Kami juga heran, kenapa hadiahnya dari Baznas. Ini kan APBD, mestinya panitia itu mempersiapkan anggaran jauh jauh hari,” kata panitia kecamatan (Papap Dindin)

Baca Juga:   Pasar Wanaraja Tetap Buka, Tapi Interaksi Pedagang-Pembeli Dibatasi

Komentar

Berita Terkait