GOSIPGARUT.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut bersama Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) menggelar operasi katarak gratis terhadap puluhan penderita penyakit itu yang sebagian besar merupakan warga Garut Selatan, Selasa (29/10/2019).
Operasi berlangsung di Puskesmas Cisewu dengan melibatkan 12 dokter dari Rumah Sakit Mata Cicendo. Kegiatan itu pun melibatkan empat orang tim medis dari Dinkes Garut, sebagai upaya penanggulangan tingkat kebutaan akibat katarak di Kabupaten Garut.
Penanggungjawab kegiatan, Ferry Anggriawan yang didampingi Kepala Puskesmas Cisewu, Atep Cahya, menjelaskan jumlah pasien katarak yang dioperasi sebanyak 67 orang. Mereka adalah warga Kecamatan Cisewu, Talegong, dan Caringin.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, semua pasien penderita katarak berhasil dioperasi dengan baik,” ujar Ferry.
Ia menambahkan, sebenarnya pasien yang mendaftar dan mengaku memiliki keluhan kesehatan pada mata sebanyak 104. Namun setelah diperiksa, ternyata yang positif menderita penyakit katarak hanya 67 orang.
“Sementara bagi pasien keluhan mata non-katarak, kami sarankan untuk menjalani pengobatan di Puskesmas. Malah bagi yang menderita penyakit mata berat, kami sarankan untuk berobat ke rumah sakit,” kata Ferry.
Menurut dia, banyaknya pasien katarak yang berhasil dioperasi sesungguhnya tidak mencapai target. Sebab dalam penyelenggaraan bakti sosial itu, penyelenggara menargetkan sampai 75 pasien bisa dioperasi, sementara ini hanya 67 pasien.
“Dugaan kami penyebabnya karena banyak masyarakat yang tidak tahu ihwal adanya kegiatan bakti sosial berupa operasi katarak, sehingga yang datang hanya orang-orang yang mengetahui saja,” ucap Ferry.
Ia belum bisa memastikan apakah kegiatan serupa akan kembali digelar untuk mengoperasi penderita penyakit katarak yang diduga masih banyak di Garut Selatan.
“Tentunya kami akan mengevaluasi dulu kegiatan yang sudah dilakukan sembari mendata apakah jumlah penderita katarak masih banyak. Setelah itu tergantung tim dari Dinkes Garut, apakah operasi katarak perlu digelar lagi atau tidak,” pungkas Ferry. ***



.png)
















