Berita

Kekeringan Mulai Melanda Garut Selatan, PDAM Tirta Intan Salurkan Air Bersih ke Pameungpeuk dan Cibalong

×

Kekeringan Mulai Melanda Garut Selatan, PDAM Tirta Intan Salurkan Air Bersih ke Pameungpeuk dan Cibalong

Sebarkan artikel ini
PDAM Garut salurkan bantuan air bersih ke daerah terdampak kekeringan.

GOSIPGARUT.ID — Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Garut. Sejumlah daerah di Garut Selatan, seperti Kecamatan Pameungpeuk dan Cibalong, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sehingga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai menghadapi keterbatasan pasokan air akibat berkurangnya debit sumber air selama musim kemarau.

Sekretaris Perusahaan PDAM Tirta Intan Garut, Hendra Gunarah, mengatakan pihaknya telah bersiaga sesuai instruksi Bupati Garut untuk memberikan bantuan air bersih secara gratis kepada masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.

Baca Juga:   Tim Calon Bupati dan Wakil Bupati Syakur-Putri Gelar Nonton Bareng Debat Pilkada di 13 Lokasi

“Beberapa daerah telah kami kirim bantuan air,” kata Hendra, Minggu (21/6/2026).

Menurut Hendra, program distribusi air bersih menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap musim kemarau, terutama untuk membantu warga di daerah yang sumber airnya mulai mengering dan tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada musim kemarau tahun ini, wilayah Garut Selatan menjadi daerah yang lebih awal merasakan dampak kekeringan. PDAM Tirta Intan telah mengirimkan bantuan air bersih ke sejumlah titik di Kecamatan Pameungpeuk dan Cibalong yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

“Kami telah mengirim bantuan ke daerah selatan, di antaranya ke Pameungpeuk dan Cibalong,” ujarnya.

Baca Juga:   Rayakan Ramadan di Mall of Indonesia: Dari Ngabuburit Seru hingga Rewards Melimpah

Hendra menambahkan, distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. PDAM Tirta Intan menyiapkan armada truk tangki untuk menjangkau berbagai wilayah terdampak, baik di kawasan selatan maupun utara Kabupaten Garut.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, masyarakat dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa, kecamatan, maupun pemerintah kabupaten. Setelah menerima permintaan, PDAM akan mengatur jadwal pengiriman air bersih ke lokasi yang membutuhkan.

“Kami kirim bantuan berdasarkan permintaan, baik melalui pemerintahan desa, kecamatan maupun kabupaten,” kata Hendra.

Tidak hanya berdampak pada kebutuhan rumah tangga, musim kemarau yang berlangsung saat ini juga mulai memengaruhi sektor pertanian. Sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Garut dilaporkan mulai mengalami kekeringan akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:   Polisi Garut Tangkap Sembilan Pelaku Perobohan Rumah Milik Warga yang Berutang ke Rentenir

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan lebih awal. Langkah antisipasi yang dilakukan antara lain melalui program pompanisasi untuk mendukung kebutuhan air pertanian serta koordinasi pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah berharap langkah-langkah mitigasi tersebut dapat membantu mengurangi dampak kekeringan, terutama di wilayah yang selama ini menjadi daerah rawan kekurangan air saat musim kemarau tiba. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *