oleh

Tak Hanya Padi, Kekeringan di Garut juga Membuat Tanaman Ini Gagal Panen

GOSIPGARUT.ID — Kekeringan terjadi di Kabupaten Garut pada musim kemarau 2019 tak hanya melanda area persawahan sehingga banyak tanaman padi yang gagal panen. Melainkan area komoditas tanaman lainnya, di antaranya tanaman bawang merah, cabai, jagung, dan kedelai.

Sekretaris Dinas Pertanian Garut Haeruman didampingi Kepala Seksi Serelia Dinas Pertanian Garut Endang Junaedi, mengatakan area pertanian non persawahan tanaman padi terkena kekeringan di Garut hingga kini tercatat antara lain melanda seluas 20 hektare tanaman bawang merah. Tepatnya, di Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja dengan intensitas kekeringan berat, dan sedang. 

Serlain itu, seluas 13 hektare tanaman cabai di tiga desa di Kecamatan Cisurupan dilanda kekeringan ringan. Kekeringan terparah melanda seluas 1.567 hektare tanaman jagung tersebar di 53 desa di 11 kecamatan. 

Seluas 1.113 hektare di antaranya gagal panen, 123 hektare rusak berat, 285 hektare rusak sedang, 46 hektare rusak ringan, dan seluas 429 hektare lainnya dalam kondisi terancam kekeringan.

Baca Juga:   Delapan Pasar Tradisional Menjadi Titik Potensi Kemacetan di Garut

“Seluas 313 hektare tanaman kedelai di 14 desa di dua kecamatan juga kekeringan. Seluas 312 hektare di antaranya gagal panen, satu hektare rusak ringan, dan satu hektare sisanya terancam,” kata Endang, Jum’at (16/8/2019). (IK/Zainulmukhtar)

Komentar

Berita Terkait